Arsjad Rasjid Terima Delegasi UAE, Paparkan Pentingnya Peranan UMKM

- Sabtu, 4 September 2021 | 07:15 WIB
Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid (kanan) saat menemui delegasi UEA. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid (kanan) saat menemui delegasi UEA. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rombongan delegasi United Arab Emirate (UAE) menyambangi kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Jumat (3/9).

Rombongan terdiri dari Menteri Perdagangan UAE, Thani Bin Ahmed Al Zeyoudi serta Ketua Kadin UAE Abdullah Muhammad All Mazoui,

Kunjungan tersebut adalah kelanjutan dari Penandatanganan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) atau Perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dengan UAE yang digelar di Bogor, Jawa Barat, kemarin, (2/9).

Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid, saat menerima kedatangan delegasi UAE, sempat mempresentasikan pandangannya terkait kelanjutan dari penandatanganan kesepakatan antara kedua negara.

Baca Juga: God Bless Merasa Kehilangan Eben Burgerkill: Bulan November Akan Kolaborasi

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Di Indonesia, UMKM menyumbang enam puluh persen GDP, dan sembilan puluh tujuh persen lapangan pekerjaan," ujar Arsjad Rasjid.

Lebih lanjut Ketua Umum Kadin Indonesia menjelaskan, bahwa banyak kendala yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia, sehingga UMKM di Indonesia bisa dikatakan tidak semaju negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam.

Mayoritas UMKM di Indonesia tidak berbadan hukum. Hal itu disebabkan antara lain karena mereka kesulitan mengurus pajak.

Baca Juga: Pemerintah Minta Cakupan Peserta BPJamsostek Tahun Ini 29,44 Persen dari Penduduk Bekerja, Ini Alasannya

Selain itu, UMKM di Indonesia juga punya kendala dalam mengakses pasar, serta mengakses pendanaan.

"Apa artinya ini untuk Indonesia UAE CEPA, adalah buka pasar ekspor untuk UMKM, melalui capacity building dan inkubasi," tuturnya.

Di hadapan delegasi UAE, Ketua Umum Kadin Indonesia memaparkan bahwa sudah 23 persen dari Warga Negara Indonesia yang sudah divaksinasi, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik seiring kesuksesan pemerintah menekan tingkat penyebaran virus.

Ia berharap, kesepakatan antara kedua negara bisa dimanfaatkan untuk mengakselerasi percepatan penanggulangan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19, untuk kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kadin UAE Abdullah Muhammad All Mazoui menambahkan bahwa kedua negara harus sama-sama bisa memanfaatkan kesepakatan.

"Saya meyakini, di kedua belah pihak ada keinginan yang sangat besar untuk sama sama menyukseskan kesepakatan ini," jelasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB

Ganjar Melapak, UMKM Kembali Tersenyum

Sabtu, 20 November 2021 | 11:24 WIB

32.620 Debitur di Magelang Terima Pinjaman Ultra Mikro

Minggu, 14 November 2021 | 21:30 WIB
X