Penanganan Covid-19 di Papua Barat Sudah Baik, Tinggal Mendorong Pemulihan Ekonomi 

- Jumat, 3 September 2021 | 20:11 WIB
Foto :suaramerdeka.com /ekon.go.id. 
Foto :suaramerdeka.com /ekon.go.id. 

Secara umum, level asesmen Provinsi Papua Barat di level 3, dan dengan indikator yang cukup baik semuanya.

“Kasus Covid-19 belum selesai, meski telah menurun, Bapak Presiden memberi arahan agar kita selalu ingat dan waspada.

Khusus untuk Provinsi Papua Barat, perkembangan kasus Covid-19 terus menurun dan menjadi Provinsi paling rendah jumlah kasus aktifnya, namun ekonominya harus terus didorong agar mulai tumbuh positif,”

tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala Daerah dan Forkopimda Provinsi Papua Barat, Jumat, 3 September 2021. 

Baca Juga: Song Joong Ki Diduga jadi BA Scarlett, Warganet Langsung Bisa Tebak di Teaser yang Dibagikan Felicya Angelista

Airlangga menuturkan, ekonomi Provinsi Papua Barat pada Q2-2021 terkontraksi -2,39% (YoY), jauh lebih rendah dari Nasional 7,07%. 

Dari sisi Lapangan Usaha, Sektor Industri Pengolahan dengan share terbesar (23,89%) mengalami kontraksi -9,79%.

Sementara itu, pertumbuhan tertinggi ada di sektor Transportasi dan Pergudangan dengan share 2,61% tumbuh 13,18%.

“Ini yang perlu didorong, makanya Menteri Perindustrian ikut hadir agar industri pengolahan bisa tumbuh positif karena dari segi fasilitas sudah siap, seperti yang disampaikan Bupati Teluk Bintuni tadi. Apalagi di Sorong juga sudah ada Kawasan Ekonomi Khusus, investasinya tinggal didorong,” ujar Menko Airlangga.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X