Pertamina Berkomitmen Salurkan Bahan Bakar Solar untuk Masyarakat di Solo

- Jumat, 3 September 2021 | 11:24 WIB
SPBU Pertamina. (suaramerdeka.com / dok)
SPBU Pertamina. (suaramerdeka.com / dok)

SURAKARTA, suaramerdeka.comPertamina berkomitmen untuk dapat menyalurkan dan mendistribusikan bahan bakar untuk masyarakat.

Khususnya Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) yaitu solar bersubsidi di wilayah Kota Surakarta (Solo) sesuai dengan penugasan dari pemerintah, dalam hal ini Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Unit Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho dalam keterangan pers di Semarang (3/9) mengatakan penugasan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala BPH Migas nomor 55/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020 tentang Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Volume Penyalur Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Provinsi/Kabupaten/Kota oleh PT Pertamina (Persero) tahun 2021 yang disahkan pada tanggal 7 Desember 2020 yang lalu.

“Dalam surat keputusan tersebut telah diatur kuota volume penyaluran di setiap kota kabupaten berdasarkan lembaga penyalur yang ada, seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Reguler, SPBU Mini, maupun SPBU Nelayan,” ungkap Brasto.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Menguat Seiring Menurunnya Persediaan Minyak Mentah AS

Di kota Solo terdapat 15 lembaga penyalur berupa SPBU reguler yang yang mendapat penugasan untuk menyalurkan Solar subsidi ke masyarakat dari BPH Migas.

“Setiap lembaga penyalur atau SPBU yang diberikan penugasan oleh BPH Migas memiliki kuota volume Solar subsidi yang telah dicantumkan dalam Surat Keputusan BPH Migas tersebut di sepanjang tahun 2021,” tambahnya.

Sejauh ini angka kuota dan realisasi penyaluran Solar subsidi di Solo cenderung aman, di mana nilai realisasi masih sesuai dengan nilai kuota yang dimiliki oleh lembaga penyalur.

“Berdasarkan data kami per 29 Agustus 2021, rerata konsumsi harian BBM Solar subsidi di kota Solo sebesar 63 KL per hari,” kata dia.

Baca Juga: Dinilai Akan Rugikan Petani, APTI Jawa Tengah Tolak Rencana Kenaikan CHT 2022

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X