Jumlah Investor Saham Baru BEI Capai 1 Juta

- Kamis, 2 September 2021 | 17:17 WIB
SM/Antara  -  SUASANA BEI JAKARTA : Warga melintas layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3). (55)
SM/Antara - SUASANA BEI JAKARTA : Warga melintas layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3). (55)


JAKARTA, suaramerdeka.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepanjang tahun 2021 telah tercipta satu juta investor saham baru, sehingga per 31 Agustus 2021 telah tercapai 2.697.832 jumlah single investor identification (SID) saham.

Jumlah pertumbuhan investor saham baru meningkat pesat hanya dalam kurun waktu delapan bulan saja di tahun ini,yaitu meningkat hampir dua kali lipat dari pencapaian sebelumnya pada tahun 2020 yang berjumlah 590.658 SID baru.

Pencapaian ini diraih beriringan pula dengan terciptanya rekor baru untuk pertumbuhan SID Pasar Modal.

Jumlah investor baru Pasar Modal sampai dengan 31 Agustus 2021 mencapai 2.219.712,meningkat hampir 2 kali lipat dari pencapaian tahun lalu, sehingga total investor pasar modal saat ini adalah 6.100.525 investor.

Baca Juga: Cegah Stunting, Masyarakat Yogyakarta Diperkuat Edukasi Isi Piringku

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan capaian tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Menurutnya pencapaian rekor tersebut merupakan hasil sinergi serta kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan di Pasar Modal Indonesia.

“Optimalisasi digital yang dimulai sejak tahun 2019 serta dimaksimalkan pada tahun 2020 kemarin,yang kemudian dilanjutkan dengan sinergi serta kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan pasar modal, telah menjadi kekuatan pengembangan investor pada tahun 2021 dan menjadi alasan utama bagi pesatnya peningkatan jumlah investor baru pada tahun ini," katanya, Kamis, 2 September 2021.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menambahkan, berkat kegiatan edukasi masif yang dilakukan oleh BEI seperti kegiatan literasi, inklusi, aktivasi, dan pendalaman pasar modal yang dilakukan dalam kelas tatap muka serta kelas daring, bersama seluruh stakeholder Pasar Modal Indonesia beberapa rekor tercapai sepanjang tahun lalu.

Baca Juga: 85 Persen Warga Binaan di Semua Lapas Sudah Vaksinasi Dosis Kedua

Diantaranya adalah peningkatan jumlah SID saham maupun SID pasar modal, peningkatan jumlah investor yang aktif bertransaksi,peningkatan aktivitas investor domestik ritel dari sisi frekuensi dan nilai transaksi ,bahkan kepemilikan saham tahun ini yang semakin didominasi oleh investor domestik.

Menurutnya distribusi investor juga menjadi semakin merata dan berangsur tidak terpusat lagi di pulau Jawa.

Data Juli 2021 menandakan konsentrasi investor di pulau Jawa berkurang menjadi 69 persen dari 3 tahun sebelumnya atau di tahun 2018 yaitu 74 persen.

Baca Juga: Capai Target Imunitas Komunal, Ribuan Mahasiswa UNY Ikuti Vaksinasi

"Komposisi investor juga semakin bergerak ke usia muda, karena sekitar 80% investor di pasar modal merupakan milenial dan gen z," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BEI Semarang Fanny Rifqi menuturkan jumlah investor Pasar Modal di Jawa Tengah Juli 2020 sebanyak 307.745 dan di Juli 2021 sebanyak 659.135 atau naik sekitar 46,7 persen.

Sedangkan untuk Kota Semarang, jumlah Investor Pasar Modal Juli 2020 sebesar 49.790 dan di Juli 2021 sebanyak 68.403 atau naik sebesar 73 persen.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X