Usaha Jasa Rias Pengantin Nabila Tak Gentar Diterpa Pandemi

- Rabu, 1 September 2021 | 15:17 WIB
RIAS PENGANTIN: Rini Rahmawati, pemilik Sanggar Rias Pengantin Nabila merias klien di sanggarnya. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
RIAS PENGANTIN: Rini Rahmawati, pemilik Sanggar Rias Pengantin Nabila merias klien di sanggarnya. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

 


MAGELANG, suaramerdeka.com - Tahun 1999 menjadi awal Rini Rahmawati (52) memulai usaha jasa rias pengantin. Meski di momen satu tahun setelah krisis moneter melanda Indonesia, ia tidak gentar untuk merintis usahanya tersebut.

Sebelum memulai jasanya ini, ia menyempatkan diri kursus salon beberapa lama. Hanya saja, ia ternyata kurang sreg untuk mendandani rambut. Medio 1998 Rini memutuskan untuk kursus rias pengantin dan ternyata ia lebih suka keterampilan ini dibanding sebelumnya.

"Namanya usaha harus sreg dengan hati ya, supaya enak menjalaninya. Maka, saya putuskan usaha rias pengantin, dan saya beri nama Sanggar Rias Pengantin Nabila," ujarnya saat ditemui di sanggarnya.

Baca Juga: Agustus 2021, Jawa Tengah Deflasi 0,01 Persen Tertinggi Penurunan Cabai Rawit

Tak lama berselang Rini dibantu suaminya, Edy Aripulis (54) dan memperluas pelayanan ke jasa dekorasi dan pengambilan gambar video (shooting). Hal ini bermula ketika suaminya pulang kampung ke Magelang dari Jakarta, karena terkena imbas krisis moneter.

"Suami saya meninggalkan pekerjaannya dalam bidang konstruksi di Ibu Kota, karena terjadi krisis moneter. Suami memutuskan untuk membantu saya membuka jasa shooting dan dekorasi," katanya.

Dengan begitu jenis layanan usahanya yang bermarkas di Kampung Bogeman Kidul, Kelurahan Panjang Kota Magelang ini makin beragam, yakni rias wajah untuk pernikahan, wisuda, peringatan Hari Kartini, dan lainnya. Usahanya pun terus berkembang dan makin dikenal publik.

Baca Juga: BOR Turun, Rumah Sakit di Sleman Tak Kurangi Alokasi Tempat Tidur

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X