Harga Properti Residensial di Jawa Tengah Triwulan II 2021 Tumbuh Terbatas

- Rabu, 1 September 2021 | 14:12 WIB
Perumahan (suaramerdeka.com/Cun Cahya)
Perumahan (suaramerdeka.com/Cun Cahya)

 

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2021 tumbuh melambat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Pribadi Santoso menjelaskan harga properti pada tipe rumah kecil dan menengah mengalami perlambatan dari masing-masing sebesar 0,69% (qtq) dan 0,33% (qtq) pada triwulan I 2021 menjadi sebesar 0,26% (qtq) dan 0,09% (qtq) pada triwulan II 2021.

Sedangkan peningkatan harga properti tipe besar cenderung stabil dari 0,16% (qtq) pada triwulan I 2021 menjadi 0,17% (qtq).

Baca Juga: Pemerintah Akui Masih Ada Keterbatasan Fasilitas Pendukung dan Cakupan Vaksinasi: bukan Halangan Dibukanya PTM

"Hal ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II 2021 yang tumbuh sebesar 0,17%, lebih rendah dari triwulan sebelumnya (0,39%)," katanya, Rabu, 1 September 2021.

Pribadi, menambahkan peningkatan harga properti residensial relatif terbatas karena pertumbuhan penjualan properti residensial yang terhambat akibat pandemi Covid-19.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan indeks Harga Properti Residensial pada triwulan III 2021 akan mengalami perlambatan dibandingkan triwulan II 2021.

Hal ini tercermin dari perkiraan pertumbuhan IHPR pada triwulan III 2021 sebesar 0,69% (yoy) lebih rendah dibandingkan dengan realisasi triwulan II 2021 sebesar 0,83% (yoy).

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X