Transaksi Semargres 2019 Tembus Rp 127 Miliar

- Minggu, 28 Juli 2019 | 22:15 WIB
foto: suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi
foto: suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi

SEMARANG, suaramerdeka.com - Program Semarang Great Sale (Semargres) 2019 yang berlangsung sejak 28 Juni hingga 28 Juli kemarin berhasil meraup transaksi senilai Rp 127 miliar. Capaian nilai transaksi ini lebih besar dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp 110 miliar. Tidak hanya dari sisi transaksi, pada penyelenggaraan Semargres tahun ini, jumlah merchant yang berpartisipasi mencapai hampir 1.500 atau mengalami kenaikan sebesar 300 persen.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengungkapkan, di event kali ini para pengusaha serta dari berbagai asosiasi sektor usaha mulai dari perhotelan, pusat belanja, ritel, kuliner, pusat oleh-oleh, pedagang kaki lima ikut berpartisipasi. Kehadiran Bank Indonesia perwakilan Jawa Tengah dengan 13 perbankan dalam event kali ini turut menggairahkan perekonomian Kota Semarang selama satu bulan terakhir.

''Ada lebih dari 50 kafe dan resto yang turut memberikan diskon dan promo selama Semargres berlangsung,'' ujar Arnaz, di sela penutupan dan pengundian hadiah Semargres di Museum Mandala Bakti, Minggu (28/7) malam.

-
foto: suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi

Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota, Hevearita G Rahayu, Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Gunawan Permadi, komisioner KPID Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, perwakilan Forkompinda Kota Semarang, Angkasapura, dan pihak swasta yang juga turut mensponsori acara ini.

Ketua Panitia Semargres 2019, Wijaya Dahlan menjelaskan, kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini bukan tanpa kendala tetapi berkat kerja sama seluruh pihak serta komunikasi yang baik membuat kelancaran acara hingga paripurna. Dua unit mobil Toyota Agya persembahan dari Nasmoco dan juga asosiasi PHRI Jateng menjadi hadiah utama dalam event kali ini. Selain itu masih ada 17 unit motor hingga tiket pesawat dan tabungan dari sejumlah bank bagi masyarakat yang beruntung.

''Kepesertaan makin banyak, transaksi juga lebih besar. Pelaku usaha dan asosiasi juga ikut peduli merawat mengembangkan kota Semarang dan ke depan bagaimana kita berupaya Semargres harus jadi ikon event di kota kita ini,'' papar Wijaya dalam sambutannya.

Sistem kupon elektronik dinilai memang cukup memudahkan bagi para merchant atau tenant yang berpartisipasi. Ada sekitar 1,5 jutaan kupon yang masuk melalui Semargres App yang bisa diunduh oleh user. Tahun lalu jumlahnya hanya sekitar 800ribuan. Dilihat dari jumlah kupon dijual terbanyak dari Nasmoco lebih dari 81.514 kupon lalu PT Pantes Putra Jaya dengan 26.185 kupon, Hotel Grand Candi dengan 18.401 kupon serta Mal Ciputra sebanyak 18.401 kupon. Tahun ini jumlah user atau pengguna aplikasi Semargres mencapai 13 ribuan.

Dari hasil yang diundi, pemenang mobil Toyota Agya yang pertama diraih Tri Harti yang berbelanja di Matahari Dep Store Mal Paragon, lalu pemenang lainnya adalah Endang Putri yang berbelanja di ADA Swalayan Setiabudi. Dari belasan unit motor yang diundi, cukup merata pemenangnya ada juga yang bertransaksi di hotel, swalayan, apotik, mal, dan lain-lain.

Wali Kota Hendrar Prihadi mengapresiasi Kadin Kota Semarang yang menjauhkan Pemkot untuk keterlibatan secara langsung karena Semargres ini 100 persen dibiayai para pengusaha. Dengan bergerak bersama diharapkan roda perekonomian khususnya bisa semakin baik.

''Gubernur menginginkan pertumbuhan ekonomi bisa tujuh persen dan Semarang menjadi salah satu kota dominan soal itu. Dengan Kadin terus berinovasi bisa membantu ekonomi kota dan saya dapat bocoran kalau ekonominya paling keren se-Jateng sebentar lagi dirilis,'' kata wali kota yang akrab disapa Hendi.

 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X