Desain Kemasan, Kunci Dongkrak Omzet Penjualan

- Jumat, 28 Juni 2019 | 18:55 WIB
MEMBUAT KEMASAN: Peserta pelatihan mengikuti praktek membuat kemasan. (Foto suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)
MEMBUAT KEMASAN: Peserta pelatihan mengikuti praktek membuat kemasan. (Foto suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)

PANGKAH, suaramerdeka.com - Desain kemasan yang cantik dan menarik menjadi salah satu strategi untuk mendongkrak omzet penjualan  produk industri kecil dan menengah (IKM). Penampilan kemasan yang kreatif dan inonatif sesuai selera pasar adalah kunci pemasaran produk.

Bukan hanya itu, desain kemasan menjadi penentu persaingan dalam penjualan produk, sehingga pelaku usaha patut menyadari dan memperhatikan  cara mengemas produk yang akan dijual

Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinnaker) melatih pelaku IKM dalam pengembangan desain kemasan dan fasilitasi peralatan dan kemasan produk IKM digelar di LPK Lha Shinta, Desa/Kecamatan Pangkah, baru-baru ini.

‘’Sebuah survei yang pernah dilakukan terhadap perilaku konsumen mendapati bahwa keputusan konsumen untuk membeli suatu produk, sebanyak 76 % ditentukan oleh penampilan, yaitu branding dan kemasan produk yang menarik,’’ ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinnaker) Toto Subandriyo.

Menurutnya, pelatihan untuk meningkatkan  daya saing produk makanan IKM Kabupaten Tegal. Apalagi, akhir-akhir ini, industri wisata berbasis desa-desa di Kabupaten Tegal mulai menggeliat sehingga produk-produk lokal harus disiapkan agar punya nilai jual.

‘’Pelatihan kami fokuskan pada IKM makanan olahan. Dengan demikian, kompetensi para pelaku IKM bisa meningkat. Selain itu, kami juga mengedukasi produsen IKM makanan tentang sistem pelabelan,’’ katanya.

Pelatihan selama beberapa hari pelaku usaha mendapat materi meliputi teori dan praktik dari Balai Industri Kreatif Digital dan Kemasan (BIKDK) Semarang, dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang, serta Dinas Perinnaker Kabupaten Tegal.

‘’Pelatihan serupa akan kami gelar di berbagai lokasi lain. Setelah di Pangkah, pelatihan akan digelar di wilayah Kecamatan Slawi dan Margasari. Para pelaku IKM perlu berpikir kreatif dan bekerja dengan penuh inovasi agar mampu bersaing dengan produk-produk dari luar daerah,’’katanya.

Editor: Maya

Tags

Terkini

X