Peringati Hari UMKM, ICSB Gelar Workshop

- Rabu, 26 Juni 2019 | 22:35 WIB
foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Produk dari usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) di Jawa Tengah terus didorong untuk naik kelas. Bukan hanya memenuhi segmen pasar lokal dan nasional, melainkan mampu berkompetisi di pasar internasional.

Untuk itu, pelaku usaha dan produk UMKM harus memiliki nilai jual tinggi. ‘’Guna menaikkan nilai jual, sumber daya manusia sektor UMKM perlu memiliki bekal pengetahuan dan strategi bisnis untuk menangkap peluang menjadi keuntungan,’’ kata Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) International Council for Small Business (ICSB) Jateng, Hasan Abdul Rozak, kemarin.

Selain SDM, lanjutnya, produk usaha juga memenuhi kualitas ekspor. ‘’Produk berstandar dunia memiliki jaminan mutu di negara-negara tujuan,’’ tuturnya.

Untuk membahas bagaimana meningkatkan kualitas SDM dan produk UMKM, ICSB Jateng akan menggelar menggelar Workshop dan Ekspo UMKM, Kamis (27/6) di Kampus UPGRIS Jalan Gajah, Semarang. Acara tersebut sekaligus memperingati Hari UMKM Internasional yang jatuh pada 27 Juni. Workshop mengambil tema Localizing Global Trends--10 Tren Teratas UMKM.

Selain mendatangkan Joko Sutrisno, pelaku usaha dari Karanganyar, workshop juga akan menghadirkan Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng,  Hanawijaya, dan Direktur Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) Area Jateng-DIY, Titi Agustina.

Hasan menambahkan, seringkali pelaku usaha terhambat dalam mengakses pendanaan. Kesulitan keuangan membuat produk tidak sesuai dengan standar mutu internasional.
‘’Dalam forum ini akan dikupas cara pelaku usaha mendapat kemudahan akses ke perbankan, serta strategi menerapkan kualitas sesuai kompetensi usaha yang diminati,’’ tuturnya.

Sementara ekspo UMKM akan diikuti sekitar 20 pelaku usaha yang telah mengantongi standar kualitas mutu produk.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X