• KANAL BERITA

SMCA Bersinergi dengan Madhang.id

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Suara Merdeka Community Award (SMCA) 2018 bersinergi dengan madhang.id yang dikembangkan oleh putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Sinergi ini dilakukan untuk memberi penghargaan kepada pengusaha kuliner legendaris.

Harapannya, kegiatan yang dilangsungkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat banyak. ”Tahun ini bersinergi dengan madhang.id. Bagaimana membuat menu unik, kreatif, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat banyak,” kata CEO Suara Merdeka Network, Kukrit Suryo Wicaksono.

Kaesang yang hadir di Menara Suara Merdeka, memaparkan tentang bisnisnya di bidang kuliner. Dirinya mulai menekuni kuliner pada 2017. ”Saya bergabung di madhang.id dan mengembangkannya,” tutur Kaesang.

Madhang adalah kata dalam bahasa Jawa, yang berarti makan. Pihaknya membuat aplikasi Madhang, untuk mencari makanan yang berasal dari setiap keluarga di Indonesia. Mendasari maksud bahwa setiap keluarga pasti memiliki resep rahasia yang dijaga turun temurun. ”Melalui Madhang.id kami ingin mengajak untuk setiap keluarga bisa menikmati makanan resep rahasia tersebut.

Keunikannya, setiap keluarga berhak untuk berkreasi dan menyajikan makanan yang terbaik untuk setiap orang atau tamu. Di dalam filosofi Jawa, ada istilah jika menerima tamu, hendaklah diberikan yang terbaik untuk mereka,” paparnya.

Pada awal bergabung, jarang yang bersedia mengunduh aplikasi tersebut, terlebih memesan makanan melalui aplikasi. Melihat hal itu, pria kelahiran Surakarta, 25 Desember 1994 ini berinovasi. ”CEO Madhang.id adalah Bayu. Kami melakukan empowering di setiap daerah. Supaya ekonomi lebih banyak melewati dapur masing-masing,” terangnya.

Kemitraan yang dibangun adalah kepada ibu dan bapak rumah tangga. Salah satu mitranya yang bernama Rudi memiliki keuntungan bersih pada April kemarin sebanyak Rp 10 juta setelah menggunakan aplikasi. Ada pula penjual masakan bebek yang sebelumnya sehari menjual 50 porsi, setetelah menggunakan aplikasi mampu berjualan 100 porsi hingga 200 porsi sehari. ”Saya bertemu dengan mitra kami, yang bercerita biasanya memiliki omzet Rp 20 juta, menjadi dua kali lipat dalam setengah bulan,” ungkapnya.

Konsepnya, membantu masyarakat yang ingin berjualan tetapi tidak tahu caranya. Madhang.idmenyediakan fasilitas tersebut dengan kemudahan pemakainya. ”Satu aplikasi bisa digunakan penjual dan pembeli,” kata dia.


(Red, Dini Failasufa, Aristya Kusuma Verdana/CN26/SM Network)