Kejuaraan Virtual Internasional Pencak Silat UNS: Tuan Rumah Dominan

- Jumat, 21 Mei 2021 | 10:11 WIB
BERPOSE: Awak tim pencak silat UNS Surakarta berpose usai berlatih. (suaramerdeka.com / dok)
BERPOSE: Awak tim pencak silat UNS Surakarta berpose usai berlatih. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com – Tim tuan rumah mendominasi kejuaraan virtual internasional pencak silat yang digelar UNS Surakarta, Senin-Rabu (17-19/5). Bukan hanya secara kuantitas, kontingen tuan rumah menurunkan dua tim. Namun kemampuan para pesilat UNS tidak berimbang dengan atlet-atlet tim lain, termasuk dari mancanegara.

Mereka mengemas tiga medali emas dari empat nomor yang dilombakan pada ajang khusus nomor-nomor seni tersebut. Satu-satunya medali emas yang tak mampu dikuasai UNS yakni nomor tunggal putra. Pesilat Ilyas Sadara menjadi kampiun tunggal putra, dibuntuti Amigos dari Univeristas Negeri Jakarta (UNJ) dan Muhammad Ali Syaifulllah (Brunei Darussalam).

‘’Secara umum, tim UNS yang dilatih Tuti Winarni lebih siap dibandingkan kontingen-kontingen lain. Maka bisa meraih lebih banyak gelar juara,’’ kata penanggung jawab kejuaraan virtual internasional pencak silat UNS, Rony Syaifullah, Jumat (21/5).

Posisi tiga besar tunggal putri, dikuasai tim universitas yang berkampus pusat di Kentingan Solo itu. Anisa Nugraha Ningtyas dari tim UNS A bertengger di posisi puncak, serta rekannya Deboretta Indriaulia (UNS B) di urutan ketiga. Peringkat kedua ditempati Vina Istyanah (Unessa Surabaya).

Sementara untuk nomor beregu, tak ada yang lebih bagus dari pesilat-pesilat tuan rumah. Tim UNS A diawaki Avona Rara Safitri, Mutiara Nurul Khotimah dan Lintang Rikke Hapsari menjadi kampiun regu putri. Posisi kedua tim UNS B (Riska Indriaswuri, Hasna Salekha, Adelia Rahma Danty) dan posisi ketiga tim Singapura (Amirah Binte Sahrin, Nurashikin Binte Zulkifli, Iffah Batrisya Binte Noh).

Di nomor regu putri, trio pesilat UNS A yakni Ardan Syaifudin, Bayu Triono dan Zulfikri Maulana Hafidz meraih medali emas. Medali perak diraih tim Universitas Muhammadiyah Jakarta (Yazid Hanif Kurniawan, Alfadhilla Ramadhan, Syabramayudi), serta perunggu digenggam tim UNJ (Nabil Haidar, Irfan Jeremy Anggono, Andika Gilang Ibrahim).

Ajang bertajuk UNS International Virtual Pencak Silat Championship 2021 yang dibuka Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho itu diikuti 29 kontingen dari sembilan negara.  Selain Thailand, Singapura dan Brunei, negara lainnya adalah Filipina, Jepang, Algeria, India dan Pakistan.

Editor: Andika

Terkini

Salatiga Posisi Dua Juara Umum Kejurprov Catur

Selasa, 28 Juni 2022 | 20:42 WIB
X