Susanto Kalahkan Novendra, Wakili Indonesia ke Piala Dunia Catur 2021

- Kamis, 20 Mei 2021 | 05:08 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pecatur nasional Grand Master (GM) Susanto Megaranto berhak mewakili Indonesia pada Piala Dunia Catur 2021 di Sochi, Ruaia, 10 Juli - 6 Agustus mendatang. Susanto mengamankan satu tiket untuk Indonesia usai mengalahkan GM Novendra Priasmoro pada ajang JAPFA Grand Master Duel Match di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Bekasi, Rabu (19/5/2021) malam.

Ajang yang digelar Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) bekerjasama  PT JAPFA Comfeed Indonesia, Tbk tersebut mempertandingkan empat babak. Kedua pecatur bermain sangat serius dan berakhir imbang 2-2. Pada hari pertama atau Selasa (18/5), Susanto memimpin dengan 1,5 berbanding 0,5 angka. Poin itu didapat Susanto dari kemenangan babak pertama dan remis babak kedua.

Selanjutnya pada babak ketiga dan keempat yang dihelat Rabu (19/5), Novendra mampu membalikkan keadaan. Ia mampu mengalahkan Susanto di babak ketiga dan sukses menahan remis di babak keempat. Keduanya harus berbagi poin 2-2.

Untuk menentukan pemenang, akhirnya kedua pecatur harus memainkan babak penentuan 'Sudden Death'. Keduanya bermain agresif untuk memenangkan laga. Susanto yang memiliki pengalaman tinggi akhirnya mampu menghentikan perlawanan Novendra pada langkah 89.

Susanto mengaku bersyukur menggenggam tiket untuk mewakili Indonesia pada Piala Dunia Catur 2021. Tiket itu diraih dengan susah payah karena pertemuan dengan Novendra selalu berlangsung sengit.  “Alhamdulilah akhirnya bisa memenangkan pertandingan Duel Match dan Novendra sangat sulit ditundukkan karena mampu membalikkan keadaan di babak ketiga dan keempat,” kata Susanto.

 Menurut dia,  memainkan pertandingan resmi secara offline sempat membuatnya sulit beradaptasi karena selama pandemi ini selalu mengikuti turnamen online.  “Saya berterima kasih kepada pihak JAPFA Comfeed yang telah mendukung Duel Match ini dan dipastikan ini menjadi kesempatan luar biasa karena bisa kembali bermain di Piala Dunia Catur," terang Susanto.

Head of Social Investment JAPFA, R. Artsanti Alif mengungkapkan kegembiraannya atas kemenangan GM Susanto. Selain karena berhasil meraih tiket Piala Dunia Catur melalui pertandingan yang sengit, kegembiraannya tersebut karena GM Susanto yang juga anggota JAPFA Chess Club bisa kembali mewakili Indonesia di ajang paling bergengsi di dunia catur.

“Pertandingan yang luar biasa mendebarkan terutama di Sudden Death. Pertandingan kali ini GM Susanto benar-benar menunjukkan kualitas seorang Grand Master yang mampu bertanding di saat-saat kritis,” jelas Artsanti. “Pada Babak kedua ketika GM Susanto sudah kalah waktupun masih mampu menahan remis lawannya dan berhasil mengabiskan waktu berpikir lawan,” imbuhnya.

Artsanti juga menjelaskan, pertandingan Duel Match kali ini merupakan strategi untuk memilih terbaik dari yang terbaik. Tiket Piala Dunia Catur perlu diperebutkan dengan pertandingan yang kompetitif. Dengan berhasilnya GM Susanto mendapatkan tiket untuk mengikuti Piala Dunia Catur ini, Indonesia setidaknya dapat mengirimkan tiga pecatur andalan Indonesia.

Mereka adalah pecatur wanita WGM Medina Warda Aulia yang sebelumnya telah mendapatkan tiket melalui kompetisi Zonal 3.3 di Monggolia dua tahun lalu. Satunya lagi WGM Irene Karisma Sukandar akan berangkat dengan berbekal Wild Card dari PB Percasi. “Kami berharap, ke depan dukungan JAPFA melalui berbagai kerjasama dengan Percasi dapat menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga catur di Indonesia,” ujar Artsanti.

Kabid Pembinaan PB Percasi Kristianus Liem mengatakan, pertarungan empat babak di ajang tersebut cukup luar biasa di antara dua Grand Master Muda Indonesia dan dalam waktu yang sangat ketat selama dua hari berturut-turut. Menurut Kristianus, pertandingan ini mampu menunjukkan kemampuan terbaik para GM muda Indonesia. Terlihat pola permainan masing-masing cukup berkembang.

“Pertandingan antar GM yang baru perdana dilaksanakan ini cukup mendapatkan apresiasi yang luar biasa dan ditayangkan secara langsung di Youtube JAPFA Indonesia. Antusiasme yang luar biasa dari peminat dan penggemar catur Indonesia sangat antusias kalau kita ikuti komentar selama streaming,” ungkap Kristianus.

Halaman:
1
2

Editor: Andika

Terkini

ABTI Jateng Diminta Jaga Tradisi Cetak Pemain Nasional

Selasa, 25 Januari 2022 | 05:45 WIB

Andy Susanto Ketua KBI Salatiga Masa Bakti 2021-2025

Senin, 24 Januari 2022 | 09:15 WIB

Terpilih Aklamasi, Suyantoro Pimpin Inkado Jateng

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:54 WIB

Asiafi Salatiga Seleksi Atlet Senam Aerobik

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:15 WIB

Setelah 16 Tahun, Bridge Kembali Masuk Popda

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:24 WIB

Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar, Ini Penyebabnya

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB

KONI Jateng Ingin PON Aceh-Sumut Tetap 2024

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:08 WIB

Manfaat Olahraga Skipping, Ampuh Menaikkan Tinggi Badan?

Minggu, 26 Desember 2021 | 20:24 WIB

One Pride MMA: Abror Dapat Dukungan dari BPR Arto Moro

Sabtu, 25 Desember 2021 | 09:10 WIB
X