Pelatda Pencak Silat Jateng Rancang Uji Coba Lawatan

- Senin, 3 Mei 2021 | 13:23 WIB
TRY IN: Pesilat tim pelatda Jateng Faradlillah Ajeng Wijaya menangkap tendangan atlet pelatnas Rahmawati pada try in di GOR Fakultas Keolahragaan UNS Surakarta. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
TRY IN: Pesilat tim pelatda Jateng Faradlillah Ajeng Wijaya menangkap tendangan atlet pelatnas Rahmawati pada try in di GOR Fakultas Keolahragaan UNS Surakarta. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Pertandingan uji coba lawatan dirancang tim pelatda pencak silat Jateng. Para pesilat yang diproyeksikan menghadapi PON XX/2021 di Papua pada 2-15 Oktober mendatang itu direncanakan keluar kandang usai lebaran nanti. ‘’Ada rencana try out melawan tim pencak silat PON Jabar, DKI Jakarta dan Bali. Namun waktunya masih tentatif. Saya akan bicarakan dulu dengan jajaran pengurus dan pelatih lain,’’ kata pelatih kepala pelatda pencak silat Jateng Indro Catur Haryono, Senin (3/5).

Pria asal Solo yang juga menakhodai tim pelatnas pencak silat proyeksi SEA Games Vietnam 2021 itu pun akan mengecek lebih detail kondisi fisik dan kesehatan Sapto Purnomo dkk. Sebab, setelah latih tanding bersama tim pelatnas dan tim pelatda DIY pada 6 dan 10 April lalu, beberapa pesilat Jateng mengalami cedera, termasuk memar.
‘’Kalau try out, tentu seluruh atlet harus fit. Karena kami ingin mengukur kemampuan fisik, teknik, strategi duel dan mental bertanding mereka,’’ tutur Catur.

Laga-laga uji coba sangat dibutuhkan tim kontestan PON Papua 2021. Masalahnya, pandemi Covid-19 yang belum kunjung reda membuat mereka tak bebas bergerak. Pada try in versus tim pelatnas dan pelatda DIY di Solo dan Yogya, sebelum Ramadan lalu, protokol ketat kesehatan juga diterapkan. Seluruh atlet, ofisial dan pelatih dari ketiga tim harus berstatus negatif Covid-19 berdasarkan tes swab antigen.

Selama ini, pesilat pelatda Jateng yang juga digembleng trio pelatih Dian Kristianto, Slamet Haryo dan Lutfan Budi Santoso di GOR sepak takraw Salatiga, baru dua kali menjalani try in tersebut. ‘’Dari dua uji coba itu, ada progres. Waktu bertanding di Solo, para atlet kemrungsung. Tapi saat turun lagi di Yogya, lebih tenang, meski masih ada keragu-raguan berkait teknik yang diterapkan,’’ ungkap Dian.

Kepercayaan diri awak pelatda Khoiruddin Mustakin dari Klaten di kelas B, mulai muncul. Mental tanding rekan-rekannya, seperti Brata Yuda (kelas C), Sapto Purnomo (D) dan Annas Raihan Arni (G) juga mengapung. Demikian pula Nadia Haq Umami Nur Cahyani (B), Dela Kusumawati (C), Triana Ragil Rahmayanti (D) dan Faradlillah Ajeng Wijaya (F).

 

Editor: Andika

Tags

Terkini

Asiafi Salatiga Seleksi Atlet Senam Aerobik

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:15 WIB

Setelah 16 Tahun, Bridge Kembali Masuk Popda

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:24 WIB

Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar, Ini Penyebabnya

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB

KONI Jateng Ingin PON Aceh-Sumut Tetap 2024

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:08 WIB

Manfaat Olahraga Skipping, Ampuh Menaikkan Tinggi Badan?

Minggu, 26 Desember 2021 | 20:24 WIB

Kejuaraan Pencak Silat AUB Cup: USM Sabet 3 Medali

Kamis, 23 Desember 2021 | 10:36 WIB

Kejurprov Kickboxing Jateng Jaring Atlet Potensial

Minggu, 19 Desember 2021 | 10:28 WIB
X