Tim Gantole Asah Akurasi Pendaratan, Jajal Persawahan Kawasan Mulur

- Jumat, 16 April 2021 | 05:42 WIB
TERBANG: Seorang atlet gantolle Jateng terbang di atas perbukitan dalam latihan di kawasan Gunung Telomoyo Kabupaten Semarang. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
TERBANG: Seorang atlet gantolle Jateng terbang di atas perbukitan dalam latihan di kawasan Gunung Telomoyo Kabupaten Semarang. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Berbagai upaya dilakukan Gantole Jateng untuk terus menempa para atletnya. Setelah cuaca di kawasan pantai Parangtritis Bantul tidak lagi mendukung untuk latihan terbang, atlet-atlet yang disiapkan kerangka tim Jateng proyeksi PON XX/2021, langsung geser arena berlatih.

Mereka manjajal terbang dan mengasah akurasi titik pendaratan di area persawahan kawasan Waduk Mulur, Sukoharjo. Tiga kali, Sulis Widodo dkk start menggunakan metode static towing untuk terbang rendah di daerah tersebut. Mereka konsentrasi mengasah performa untuk nomor spot landing atau ketepatan mendarat.

‘’Terbang tidak terlalu tinggi, sekitar 100-200 meter, karena startnya menggunakan static towing. Tak masalah, mengingat model tersebut cukup simpel untuk latihan spot landing,’’ kata Ketua Pengprov Gantolle Jateng, Susetyoko ‘’Stik’’, Jumat (16/4).

Permasalahannya, saat ini persawahan di kawasan itu sedang memasuki masa tanam. Pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan jajaran pemerintah desa setempat untuk mencari area yang sedang tidak diolah untuk sawah.

Seraya menunggu informasi dan kejelasan lokasi yang bisa digunakan menempa diri, para atlet dari beberapa daerah tersebut istirahat latihan terbang pada awal Ramadan. Mereka memanfaatkan waktu sekitar sepekan awal puasa untuk penyesuaian metabolisme tubuh, mengingat latihan biasa dilakukan saat cuaca panas.

Mereka tetap mengincar area persawahan di kawasan Mulur itu, sebagai arena latihan. Sebab area terbukanya cukup luas. Kendati demikian, beberapa lokasi lain masuk daftar alternatif jika tidak mendapat izin dari pemerintah desa setempat untuk berlatih di seputar Waduk Mulur. ‘’Kalau tidak di persawahan itu, pilihan lain di perbukitan daerah Cawas (Klaten) atau kami bergeser ke Bukit Gajah di daerah Gunung Telomoyo Kabupaten Semarang,’’ tutur Stik, yang juga atlet dari Karanganyar.

Selain Stik dan Sulis Widodo (Solo), atlet lain yang masuk rancangan tim Jateng untuk PON Papua mendatang di antaranya Isah Iriawan (Klaten) dan Supardi (Karanganyar). Mereka mengasah diri dalam program latihan yang dirancang pelatih Oke Adrianto.

Editor: Andika

Tags

Terkini

ABTI Jateng Diminta Jaga Tradisi Cetak Pemain Nasional

Selasa, 25 Januari 2022 | 05:45 WIB

Andy Susanto Ketua KBI Salatiga Masa Bakti 2021-2025

Senin, 24 Januari 2022 | 09:15 WIB

Terpilih Aklamasi, Suyantoro Pimpin Inkado Jateng

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:54 WIB

Asiafi Salatiga Seleksi Atlet Senam Aerobik

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:15 WIB

Setelah 16 Tahun, Bridge Kembali Masuk Popda

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:24 WIB

Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar, Ini Penyebabnya

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB

KONI Jateng Ingin PON Aceh-Sumut Tetap 2024

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:08 WIB

Manfaat Olahraga Skipping, Ampuh Menaikkan Tinggi Badan?

Minggu, 26 Desember 2021 | 20:24 WIB
X