Hadapi PON Papua 2021, Gantolle Kembali Bidik Titik Sasaran dari Atas Bukit

- Minggu, 20 Desember 2020 | 09:36 WIB
LATIHAN: Seorang atlet gantolle Jateng terbang di atas ketinggian Gunung Telomoyo, Kabupaten Semarang dalam latihan bersama, beberapa waktu lalu. (SM/Dok)
LATIHAN: Seorang atlet gantolle Jateng terbang di atas ketinggian Gunung Telomoyo, Kabupaten Semarang dalam latihan bersama, beberapa waktu lalu. (SM/Dok)

SOLO, suaramerdeka.com – Gantole Jateng terus menempa diri dalam membidik titik sasaran pendaratan. Setelah akhir November lalu berlatih nomor spot landing dengan take off menggunakan sistem static towing di Bandara Ngloram, Cepu, kini para atlet dari berbagai daerah itu mengasah kemampuan ketepatan mendarat dari atas perbukitan.

‘’Kami berlatih terbang dari Bukit Gajah di kawasan Gunung Telomoyo, Kabupaten Semarang dan perbukitan di pantai Parangtritis, Bantul. Konsentrasinya saat ini tetap mengasah diri untuk spot landing,’’ kata Ketua Pengprov Gantolle Jateng, Susetyoko ‘’Stik’’, Minggu (20/12).

Mengingat akhir-akhir ini cuaca mulai tidak bersahabat, maka latihan dilakukan dengan mencuri-curi kesempatan. Kalau kondisi cuaca tidak hujan atau mendung gelap, Stik dkk bersiap-siap di launching ramp atas bukit. Mereka pun bergiliran segera meluncur terbang, jika arah dan kecepatan angin sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Atlet Nasional Boleh Tampil di Porprov

‘’Ya, terkadang curi-curi kesempatan untuk terbang. Namun prinsip dalam olahraga dirgantara, keselamatan merupakan prioritas yang utama,’’ tandas lelaki yang juga atlet dari Karanganyar itu.

Selain Stik, beberapa atlet lain yang biasa berlatih bersama di antaranya Sulis Widodo (Solo), Isah Iriawan (Klaten), Supardi (Karanganyar), Supriyanto (Banyumas), serta Awan dan Ayyas Yahya. Jika kecenderungan cuaca di Wonogiri bagus, mereka juga terbang di ketinggian Waduk Gajah Mungkur.

‘’Jadwal latihan kami, dua-lima kali sepekan, tergantung cuaca. Kalau curah hujan tidak sangat tinggi, serta arah dan kecepatan angin masih dalam standar aman untuk terbang, ya kami bisa lebih sering berlatih,’’ ujar Stik.

Baca Juga: Tim Grading Kick Boxing Dikukuhkan, Bertugas Upgrade Pelatih se-Indonesia

Dia menambahkan, intensitas latihan ditingkatkan mengingat rival-rival dari berbagai daerah lain, terus menempa diri secara rutin. Atlet-atlet dari sejumlah provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Kalimantan Timur dinilai merupakan pesaing-pesaing berat, kendati Jateng juga tidak meremehkan kekuatan tim lainnya.

‘’Kami bertekad mempersiapkan diri sebaik mungkin guna menghadapi PON XX/2021 yang akan diselenggarakan di Papua mendatang,’’ tutur dia.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Joko Pranawa Adi Pimpin ABTI Jateng Periode 2021-2025

Sabtu, 18 September 2021 | 19:23 WIB

Kejuaraan Berkuda Equestrian Harus Dipacu

Sabtu, 18 September 2021 | 18:35 WIB

Selain Covid 19, Malaria Juga Perlu Diwaspadai Saat PON

Jumat, 17 September 2021 | 21:20 WIB

Atlet Menembak PON Sukses di Kazakhstan

Jumat, 17 September 2021 | 13:51 WIB

PON XX Papua: Adaptasi Venue Jadi Kendala Roller

Kamis, 16 September 2021 | 21:34 WIB

PON XX Papua: Jateng Targetkan Raih 45 Medali Emas

Kamis, 16 September 2021 | 11:12 WIB

22 Atlet Kebumen Siap Berlaga di PON dan Peparnas

Rabu, 15 September 2021 | 18:29 WIB

106 Wasit Jateng Bertugas di PON XX 2021 Papua

Rabu, 15 September 2021 | 16:47 WIB
X