Biliar Agar Pertahankan Tradisi Emas PON

Red
- Sabtu, 25 Juli 2020 | 00:23 WIB
SM/dok : PANTAU PERALATAN: Ketua Umum KONI Jateng Subroto (pegang stik biliar) berfoto bersama Ketua POBBSI Jateng Willyanto (tengah) usai memantau peralatan di Merdeka Billiar Pekalongan yang merupakan tempat Pelatda pebilliar Jateng, belum lama ini. (29)
SM/dok : PANTAU PERALATAN: Ketua Umum KONI Jateng Subroto (pegang stik biliar) berfoto bersama Ketua POBBSI Jateng Willyanto (tengah) usai memantau peralatan di Merdeka Billiar Pekalongan yang merupakan tempat Pelatda pebilliar Jateng, belum lama ini. (29)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Cabang olahraga biliar merupakan salah satu yang diandalkan kontingen Jawa Tengah pada PON XX di Papua, 2021. Cabang bola sodok ini diharapkan bisa mempertahankan tradisi medali emas. Pada PON XIX di Bandung, pebiliar Jateng mampu menjadi juara umum dengan raihan medali empat emas, dua perak, dan tujuh perunggu.

Melihat kesuksesan cabang olah raga ini, Ketua Umum KONI Jawa Tengah Subroto bersama jajarannya menyempatkan diri berkunjung ke Kota Pekalongan, tepatnya di Merdeka Billiar, belum lama ini. Sebab tempat tersebut dijadikan sebagai pusat pelatihan daerah (Pelatda) bagi para atlet biliar di Jateng. Kedatangannya ke Kota Batik ditemui dan disambut langsung Ketua POBBSI Jateng, Williyanto yang juga pemilik tempat tersebut. ”Kedatangan kami ke sini untuk mengecek kelayakan lokasi serta peralatan dan sarana para atlet biliar yang akan menghadapi PON XX di Papua,” tegas dia.

Dari pantauannya ke base camp cabang olahraga biliar di Kota Pekalongan, Subroto cukup puas. Dalam hal ini, semua peralatan yang tersedia di Merdeka Billiar Pekalongan layak dan lengkap. Dengan fasilitas seperti itu, harapannya para atlet dapat memaksimalkan program latihan serta meraih prestasi bagus di PON mendatang.

Tambah Semangat

Sementara itu, Ketua POBSSI Jateng, Willyanto menyambut gembira dengan kedatangan Ketua KONI Jateng di Kota Batik. Kehadiran Subroto tentu saja menjadikan dirinya maupun para atlet yang tergabung dalam tim billiar PON Jateng semakin bersemangat. ”Terima kasih kepada Ketua KONI Jateng yang telah menyempatkan melihat lokasi latihan kami,” tandas dia.

Mengenai persiapan menghadapi PON XX di Papua, sebenanya sudah dilaksanakan sejak bulan Februari lalu. Bahkan para atletnya juga berkesempatan mengikuti kejuaraan dengan peserta dari luar negeri yang diselenggarakan di Merdeka Blliar Pekalongan. Namun lantaran ada pandemi Covid 19, hampir beberapa bulan ini program latihannya ditunda karena sesuai instruksi pemerintah pusat supaya tidak menggelar kegiatan.

Tapi sekarang, menjelang New Normal pebilliar PON Jateng sudah mulai menjalani pemusatan latihan. Ada delapan atlet yang dipersiapkan menghadapi ajang olahraga tersebut. Dari delapan atlet ini, empat di antaranya merupakan pebiliar Kota Batik yakni Ricky Yang, Yoni Rahmanto (putra), Angel, dan Vinda (putri). ”Empat atlet kita ini yang berpotensi untuk meraih medali emas,” paparnya.

Rencananya, KONI Jateng akan memberikan kesempatan kepada mereka menjalani try out ke luar negeri, yakni di Filipina atau Taiwan. Namun lantaran masih ada pandemi dan pelaksanaan PON diundur, maka try out pun ditunda, kemungkinan awal tahun depan. Kemudian POBBSI Jateng ditawari menggunakan pelatih asing. Namun menurut Willy, sepertinya hal itu belum dibutuhkan karena sejumlah atletnya pernah mewakili Indonesia di luar negeri.

Guna meningkatkan kualitas para atlet, Merdeka Billiar Pekalongan mulai 26 Juli akan menggelar kejuaraan eksibisi selama lebih kurang sebulan. Adapun peserta yang diundang sejumlah atlet nasional dan yang dipertandingkan kategori pool, yakni bola 9 dan 10. Event ini diharapkan dapat mengukur kekuatan atlet Jateng karena sebagian besar yang datang pebilliar handal di tanah air.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Squash Semarang Butuh Venue Terstandar untuk Berlatih

Jumat, 25 November 2022 | 05:40 WIB

Catur Jateng Optimistis Bersaing Porwanas 2022

Sabtu, 19 November 2022 | 20:14 WIB
X