Gantole Incar Tiga Besar di Parangtritis

- Sabtu, 7 Maret 2020 | 04:03 WIB
MELAYANG : Atlet gantole melayang di atas perairan Waduk Gajahmungkur Wonogiri dalam latihan beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
MELAYANG : Atlet gantole melayang di atas perairan Waduk Gajahmungkur Wonogiri dalam latihan beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Sejumlah atlet gantole dari Solo Raya mengincar peringkat tiga besar pada gelaran olahraga dirgantara, Jogja Air Show (JAS) 2020 yang akan digelar di Pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta.

Mereka mengintensifkan latihan di kawasan Waduk Gajahmungkur Wonogiri, guna menghadapi ajang yang diselenggarakan pada 20-22 Maret itu. ‘’Teman-teman berusaha menembus tiga besar, meski harus berjuang keras dalam persaingan yang akan berlangsung ketat nanti,’’ kata atlet Karanganyar, Susetyoko Stik, Jumat (6/3).

Hanya satu nomor yang akan dibuka untuk kompetisi gantole pada kejuaraan tersebut, yakni nomor spot landing atau ketepatan mendarat. Sementara nomor-nomor lain seperti race to goal, duration flight, dan cross country atau lintas alam tidak dilombakan.

Menurut lelaki yang juga Ketua Pengprov Gantole Jateng tersebut, kemampuan para atlet dari berbagai daerah di Tanah Air di arena spot landing hampir berimbang. ‘’Hanya Jabar yang memiliki atlet berperforma lebih. Kalau atlet dari daerah lain, rata-rata setara,’’ tutur Stik.

Dorong Atlet Muda

Selain dirinya, atlet lain yang rencananya turut bersaing antara lain Supardi juga dari Karanganyar, Sulis Widodo (Solo), serta Isah Iriawan (Klaten). Mereka biasanya berlatih bersama di bawah koordinasi pelatih Jateng asal Solo, Oke Adrianto.

‘’Meski demikian, kami juga mendorong atlet muda untuk turut berlomba di JAS mendatang. Cuma kami belum mendapat kepastian, siapa saja atlet muda yang akan turut bersaing nanti,’’ ungkap Stik.

Atlet-atlet Solo Raya sering mengasah kemampuan terbang dan penguasaan pencapaian titik pendaratan di Wonogiri. Mereka biasa melakukan start terbang dari launching ramp di Bukit Joglo, serta mendarat di lapangan Taman Objek Wisata Waduk Gajahmungkur. Kendati saat ini masih masuk musim hujan, sejumlah atlet dari wilayah eks Karesidenan Surakarta tersebut sering mencuri kesempatan untuk bisa terbang. Terakhir mereka berlatih bersama pekan lalu.

‘’Selama pekan ini belum berlatih lagi, karena permukaan air waduk meningkat. Lapangan untuk mendarat kan di pinggir waduk. Nanti kalau sudah agak turun, kami berlatih lagi,’’ ungkap Stik.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Ini Dia Deretan Atlet Cantik di Olimpiade Tokyo

Jumat, 30 Juli 2021 | 10:00 WIB

NPHD Ditandangani, Dana KONI Segera Cair

Rabu, 28 Juli 2021 | 21:16 WIB

Persiapan PON Papua, Tim Anggar TC di Salatiga

Selasa, 27 Juli 2021 | 20:10 WIB

Wushu Maksimalkan Latihan Internal Jelang PON

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:21 WIB

Kementerian PUPR Selesaikan 8 Venue PON XX Papua

Minggu, 25 Juli 2021 | 08:00 WIB
X