Fokus Regenerasi, Biliar Semarang Perbanyak Turnamen

- Senin, 24 Februari 2020 | 19:52 WIB
SERAHKAN TROFI: Ketua POBSI Kota Semarang Paulus Anandaju menyerahkan trofi juara 9 Ball Open Handicap kepada pebiliar Semarang, Hannarto. (suaramerdeka.com / dok)
SERAHKAN TROFI: Ketua POBSI Kota Semarang Paulus Anandaju menyerahkan trofi juara 9 Ball Open Handicap kepada pebiliar Semarang, Hannarto. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Regenerasi atlet menjadi fokus perhatian Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Semarang saat ini. Sebab, seiring bertambahnya usia, atlet yang ada saat ini tidak bisa selamanya diharapkan untuk terus berprestasi.

Salah satu langkah untuk mendukung upaya regenerasi tersebut adalah memperbanyak turnamen. "Kompetisi pertandingan sangat penting. Selain sebagai ajang menambah pengalaman bagi atlet yunior, kompetisi juga menjadi momentum untuk menunjukkan hasil latihan yang dilakukan,"  kata Ketua POBSI Kota Semarang, Paulus Anadaju.

Tahun ini, POBSI Kota Semarang berencana menggelar enam kali turnamen biliar. Jumlah tersebut jauh meningkat dibandingkan 2019 lalu yang hanya dua kali. Pihaknya juga bersinergi dengan rumah-rumah biliar di Kota Semarang untuk ikut serta mendukung program kerja yang telah disusun.

"Saat ini daerah lain sudah mulai bermunculan pebiliar-pebiliar muda menggantikan mereka yang senior," kata Paulus yang ditemui seusai penyerahan hadiah Turnamen 9 Ball Open Handicap di 9 Feet Billiard, Semarang, kemarin. Turnamen di 9 Feet sendiri menjadi turnamen pembuka yang digelar POBSI Kota pada tahun ini.  

Turnamen berikutnya rencananya akan digelar Maret mendatang di New Side Pocket Semarang pada 4-8 Maret bertajuk "9 Ball Piala Wali Kota" dengan hadiah total senilai Rp 20 juta. Masih di bulan yang sama, turnamen ketiga akan berlangsung di New Kingdom Billiard Semarang pada 23-31 Maret bertajuk "9 Ball-8 Ball-10 Ball Tournament" dengan hadiah uang tunai senilai total Rp 45 juta.

Pada turnamen yang digelar di 9 Feet Billliard, pebiliar andalan Kota Semarang Hannarto "Kuro" Saputro masih belum terbendung. Hannarto tampil sebagai juara setelah pada laga finalvmengalahkan Welly Chandra juga dari Semarang dengan skor 6-2. Adapun peringkat ketiga dan keempat ditempati Ilham (Kudus) dan Alifka (Semarang).

Subroto dari 9 Feet Billiard mengatakan, sebanyak 113 peserta dari sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta ambil bagian dalam turnamen kali ini. Pihaknya sangat mendukung upaya POBSI Kota Semarang untuk memajukan olahraga biliar, khususnya di Kota Semarang. "Semakin banyak yang menekuni olaharaga biliar, selain bagus bagi upaya pembinaan juga berdampak positif bagi keberadaan rumah-rumah biliar yang ada," kata Subroto.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Squash Semarang Butuh Venue Terstandar untuk Berlatih

Jumat, 25 November 2022 | 05:40 WIB

Catur Jateng Optimistis Bersaing Porwanas 2022

Sabtu, 19 November 2022 | 20:14 WIB
X