Tiga Polisi Masuk Dalam Enam Tersangka, Salah Satunya Tahu Aturan FIFA Soal Larangan Gas Air Mata

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 22:23 WIB
Kerusuhan Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya. Ini kronologinya.
Kerusuhan Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya. Ini kronologinya.

MALANG, suaramerdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan enam tersangka Tragedi Kanjuruhan

Dari enam tersangka itu, tiga di antaranya adalah anggota polisi.

Tiga anggota polisi yang ditetapkan tersangka ialah Kabag Ops Polres Malang Wahyu S, Danyon Brimob Polda Jatim berinisial H dan Kasat Samapta Polres Malang Bambang Sidik Achmadi.

Baca Juga: KUR Diapresiasi FAO dan Berbagai Lembaga Dunia, Pengamat: belum Sentuh Petani Kecil

Salah satu anggota polisi yang ditetapkan tersangka Kabag Ops Polres Malang Wahyu S disebut mengetahui adanya aturan FIFA tentang larangan penggunaan gas air mata.

Namun saat kerusuhan pecah justru tidak mencegahnya.

Sementara Danki Brimob Polda Jatim berinisial H menjadi tersangka karena berperan memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini Peran Direktur LIB Akhmad Hadian Lukita

"Kemudian Saudara H Brimob Polda yang bersangkutan memerintahkan anggotanya untuk melakukan penembakan gas air mata," tambah Kapolri dalam jumpa pers.

Sedangkan Kasat Samapta Polres Malang Bambang Sidik Achmadi menjadi tersangka karena berperan memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata.

Halaman:

Editor: Jati Prihatnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X