Dirut PT LIB Jadi Salah Satu Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Kapolri

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 22:02 WIB
Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. (suaramerdeka.com / dok PSSI)
Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. (suaramerdeka.com / dok PSSI)

MALANG, suaramerdeka.com - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita masuk dalam daftar enam tersangka tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang. 

"Bertanggung jawab untuk memastikan setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun pada saat menunjuk stadion, LIB persyaratan fungsinya belum mencukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Malang, Jawa Timur, Kamis 6 Oktober 2022.

Kapolri menjelaskan alasan Dirut PT LIB itu menjadi tersangka, yakni lalai tidak melakukan verifikasi stadion Kanjuruhan, khususnya terkait keselamatan penonton.

Baca Juga: Puisi Rock - Melayang yang Terwujud

Adapun verifikasi terakhir dilakukan PT LIB pada 2020. Saat itu, ada sejumlah catatan terkait keselamatan penonton dalam verifikasi tersebut.

"Kita melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan," terang Sigit.

"Verifikasi terakhir dilakukan pada tahun 2020 dan ada beberapa catatan yang seharusnya dipenuhi, khususnya terkait dengan masalah keselamatan bagi penonton," tambahnya.

Baca Juga: Simpel dan Mudah, Ini 3 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Gratis, Kualitas HD

Sigit menambahkan tidak ada perbaikan atas catatan hasil verifikasi Kanjuruhan.

"Di tahun 2022 tidak dikeluarkan verifikasi dan menggunakan hasil yang dikeluarkan pada tahun 2020 dan belum ada perbaikan terhadap catatan hasil verifikasi tersebut," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Jati Prihatnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X