Imbas Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Diberondong Sanksi Berat

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:17 WIB
Ketua panpel Arema FC dilarang beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup usai dinilai lalai dalam tragedi Kanjuruhan. (aremafc.com)
Ketua panpel Arema FC dilarang beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup usai dinilai lalai dalam tragedi Kanjuruhan. (aremafc.com)

MALANG, suaramerdeka.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menjatuhkan sanksi untuk Arema FC usai terjadinya Tragedi Kanjuruhan, Selasa 4 Oktober 2022.

Pertama, Arema FC tidak izinkan menggelar laga home di Malang serta dijatuhi larangan pertandingan tanpa penonton. 

Selanjutnya, laga kandang Arema FC harus digelar jauh dari Malang dengan jarak sekitar 250 KM. 

Baca Juga: Lesti Kejora Tidak Mau Serumah dengan Rizky Billar, Trauma Dibanting Hingga Leher Geser

"Pertama kepada Arema dan panitia pelaksana, keputusannya dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari homebase Malang, sekitar 250 km dari lokasi," ujar Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing dalam jumpa pers di Malang, Selasa 4 Oktober 2022.

Sanksi berikutnya, Arema FC di denda sebesar Rp 250 juta. 

Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada dua anggota dari Arema FC. 

Baca Juga: Airlangga Hartarto Pastikan Kartu Prakerja Terus Berlanjut di 2023, Peserta akan Dapat Rp 4,2 Juta

Mereka adalah Abdul Haris selaku ketua Panpel Arema FC dan juga Seko Sutrisno selaku Ketua Security Arema FC. 

Keduanya dinyatakan bersalah karena gagal menjaga ketertiban dan keamanan di pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Halaman:

Editor: Jati Prihatnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X