Dihukum Berat, PSSI Larang Ketua Panpel Arema FC Berkecimpung di Lingkungan Sepak Bola Seumur Hidup

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:42 WIB
Ketua panpel Arema FC dilarang beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup usai dinilai lalai dalam tragedi Kanjuruhan. (aremafc.com)
Ketua panpel Arema FC dilarang beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup usai dinilai lalai dalam tragedi Kanjuruhan. (aremafc.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com- Deretan sanksi diterima Arema FC usai tragedi maut Kanjuruhan (1/10/2022) menelan banyak korban jiwa.

Pihak Komisi Disiplin PSSI resmi menjatuhkan berbagai sanksi atas tragedi Kanjuruhan yang menelan 125 orang korban meninggal.

Dalam konferensi pers yang dilakukan hari ini (4/10/2022), PSSI menjatuhkan 3 sanksi terhadap Arema FC.

Baca Juga: Aremania Tuntut Aktor Intelektual Penembakan Gas Air Mata di Kanjuruhan Dihukum Mati

Yang pertama, Arema FC dilarang menyelenggarakan laga di kandang sendiri.

"Dari hasil sidang kami kepada klub Arema FC dan panitia pelaksana (badan pelaksana) keputusannya adalah dilarang menyelenggarakan laga dengan penonton sebagai host tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari homebase Malang. Jaraknya 210 kilometer,” ujar Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing.

Sanksi yang kedua yakni Arema Fc diharuskan membayar denda hingga Rp 250 juta.

Baca Juga: Tak Terima Disalahkan Penyebab Tragedi Kanjuruhan, Begini Sudut Pandang Suporter Aremania

"Arema kena sanksi denda Rp 250 juta. Pengulangan pelanggaran terhadap pelanggaran di atas adalah sanksi yang lebih berat. Ini adalah hasil sidang terhadap badan pelaksana," tambahnya.

Sedangkan sanksi yang ketiga ditujukan bagi Ketua Panpel Arema FC yang dihukum berat untuk tidak beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X