Imbas Tragedi Kanjuruhan, PSSI Beri 3 Sanksi Bagi Arema FC Salah Satunya Denda Rp 250 Juta

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:16 WIB
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Tangkapan layar Twitter/@MafiaWasit)
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Tangkapan layar Twitter/@MafiaWasit)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pihak PSSI resmi memberikan sanksi pada Arema FC usai tragedi Kanjuruhan menelan banyak korban.

Terhitung ada 3 sanksi yang diberikan PSSI terhadap Arema FC saat konferensi pers (4/10/2022).

Yang pertama, Arema FC dilarang menyelenggarakan laga di kandang sendiri.

Baca Juga: Tak Terima Disalahkan Penyebab Tragedi Kanjuruhan, Begini Sudut Pandang Suporter Aremania

"Dari hasil sidang kami kepada klub Arema FC dan panitia pelaksana (badan pelaksana) keputusannya adalah dilarang menyelenggarakan laga dengan penonton sebagai host tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari homebase Malang. Jaraknya 210 kilometer,” ujar Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing.

Sanksi yang kedua yakni Arema FC diharuskan membayar denda senilai Rp 250 juta.

"Arema kena sanksi denda Rp 250 juta. Pengulangan pelanggaran terhadap pelanggaran di atas adalah sanksi yang lebih berat. Ini adalah hasil sidang terhadap badan pelaksana," tambahnya.

Baca Juga: Penyebab KDRT pada Perempuan, Bukan Karena Lemah, Salah Satunya karena Perselingkuhan

Sedangkan sanksi yang ketiga ditujukan bagi Ketua Panpel Arema FC yang dihukum berat untuk tidak beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup.

"Kemudian panpel yakni Ketua Saudara Abdul Haris Ketua Panpel. Dia bertanggung jawab kelancaran event ini. dia harus jeli, cermat, dan kemungkinan yang terjadi. Tapi ketua panpel tidak melaksanakannya karena tidak siap.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X