Tragedi Kanjuruhan, Aremania Bentuk Tim Sendiri untuk Gali Data Jumlah Korban

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 12:12 WIB
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Tangkap layar YouTube/RCBFK Channel)
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Tangkap layar YouTube/RCBFK Channel)

MALANG, suaramerdeka.com - Kelompok suporter Arema, Aremania membentuk tim pencari fakta untuk menggali data jumlah korban dalam tragedi Kanjuruhan.

Aremania memperkirakan, jumlah korban jiwa tragedi Stadion Kanjuruhan, jauh melebihi data resmi pemerintah.

Salah satu perwakilan Aremania Dadang Indarto mengatakan temuan awal yang dimiliki organisasinya, jumlah korban meninggal dunia karena tragedi Kanjuruhan, lebih dari 200 orang.

Baca Juga: Masih Belum Tahu Beda TV Analog dan TV Digital? Perhatikan 4 Poin Utama Ini, Cek Juga Televisimu

"Kalau data yang dikeluarkan pemerintah sekarang 125 korban meninggal dunia, kami memperkirakan itu lebih. Kalau menurut perkiraan kami di atas 200," sebutnya.

Dadang menyebutkan perkiraan tersebut karena korban yang meninggal, langsung dibawa rekannya pulang ke daerah usai kejadian.

"Karena banyak jenazah yang langsung dibawa pulang. Di Probolinggo ada 7, di Pasuruan ada 3, bisa lebih," ujarnya.

Baca Juga: Deklarasi Anies Baswedan Jadi Capres NasDem, KPK: Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

Kini Aremania pun membentuk tim independen pencari fakta untuk untuk mengumpulkan data korban meninggal dunia dari seluruh wilayah.

"Kami membentuk Tim Aremania Pencari Fakta, itu nantinya akan kami sinkronkan. Kami akan komunikasi antar daerah bukan hanya di Malang Raya saja. Dari Banyuwangi, Madiun, Pasuruan, Blitar, Kediri dan Jombang," sebutnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X