Pray For Kanjuruhan: Ayah, Dimana Ini Ayah? Ini Tribun Baru Kita Nak, Lebih Indah dari Kanjuruhan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 19:23 WIB
Pray For Kanjuruhan: Ayah, dimana ini Ayah? (Twitter/@GojekOnly)
Pray For Kanjuruhan: Ayah, dimana ini Ayah? (Twitter/@GojekOnly)

MALANG, suaramerdeka.com - Sepenggal cuitan Rendy Prasetya melalui akun Twitter @GojekOnly cukup menyayat perasaan terhadap tragedi maut di stadion Kanjuruhan, Malang.

Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan ini sudah menewaskan 125 orang.

Korban yang mengalami luka berat sebanyak 39 orang, luka ringan 260 orang.

Korban dari tragedi Kanjuruhan itu tidak hanya dialami orang dewasa saja.

Baca Juga: Tragedi Kerusuhan Suporter Arema, Polri Periksa Beberapa Pihak dari Direktur PT LIB Hingga Anggota Polri

Tapi terdapat Anak-anak yang meninggal usai kerusuhan itu terjadi.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) mencatat setidaknya ada 17 anak yang meninggal dan 7 anak mengalami luka-luka.

Untuk mengusut dan mengungkap tragedi maut itu Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD harus membentuk tim gabungan independen pencari fakta atau TGIPF.

TGIPF yang diketuai Mahfud MD ditugaskan untuk mengusut dan mengungkap fakta tragedi yang menimpa suporter Arema.

Baca Juga: UPDATE! Rekomendasi 70 Merk Set Top Box TV Digital Harga Rp 100 Ribuan Bersertifikat Kominfo

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Artikel Terkait

Terkini

X