Asal-usul dan Makna Patung Kepala Singa Jawara Bermahkota di Stadion Kanjuruhan Malang

- Senin, 3 Oktober 2022 | 14:28 WIB
Patung Kepala Singa Jawara Bermahkota di Stadion Kanjuruhan Malang (Tangkapan layar YouTube Pojok Suporter)
Patung Kepala Singa Jawara Bermahkota di Stadion Kanjuruhan Malang (Tangkapan layar YouTube Pojok Suporter)

MALANG, suaramerdeka.com - Stadion Kanjuruhan yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang memiliki monumen patung Kepala Singa Jawara Bermahkota.

Monumen Kepala Singa Jawara Bermahkota itu diresmikan bersamaan dengan ulang tahun Arema FC yang ke-35 pada 11 Agustus 2022 lalu.

Dilansir suaramerdeka.com dari laman Pemkab Malang dijelaskan asal usul dan makna monumen Kepala Singa Jawara ini sebagai optimisme jiwa pemenang yang telah mendarah daging di dalam tubuh Arema.

Baca Juga: Hacker Bjorka Ucapkan Duka Mendalam Atas Tragedi Maut di Stadion Kanjuruhan: PSSI, Salah Siapa Ini?

"Ini sebagai simbol dari kebersamaan, kesatuan visi dan misi, serta semangat untuk terus berprestasi,” Kata Bupati Malang H. M. Sanusi, M.M.

Di samping itu, keberadaan monumen patung Kepala Singa menjadi sebuah ikatan komitmen bahwa Arema merupakan kebanggaan dari seluruh lapisan masyarakat di Malang Raya.

Tagline Jiwa Jawara yang kita usung bersama dalam momen HUT Arema yang ke-35 menyimpan pesan optimisme bahwa jiwa pemenang yang telah mendarah daging di dalam tubuh Arema baik secara individu maupun organisasi.

Baca Juga: Berkaca Kasus Rizky Billar, Pria Selingkuh Ogah Nikahi Selingkuhannya, dr Boyke Beberkan Fakta

Keberadaan Patung Singa Jawara ini sebenarnya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Aremania dan Aremanita untuk memiliki jati diri sebagai seorang pemimpin yang kuat.

"Dan dapat memberikan contoh bagi orang-orang disekitarnya, serta gigih dan berusaha secara maksimal dalam mencapai mimpi dan cita-cita," pesan Sanusi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Terkini

X