Selain Tak Boleh Tembak Gas Air Mata, Ini Regulasi yang Harus Dilakukan Polisi Saat Amankan Pertandingan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 08:48 WIB
 Tangkapan layar suporter Arema masu ke dalam lapangan Stadion Kanjuruhan Malang  (Instagram @ngapakfotball)
Tangkapan layar suporter Arema masu ke dalam lapangan Stadion Kanjuruhan Malang (Instagram @ngapakfotball)

Tragedi yang menyedihkan di dunia sepak bola ini menyita perhatian warganet di berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Mobil MPV Terbaik 2022 Nomor 1 Ditempati?

Banyak yang menyayangkan tindakan aparat kepolisian yang menembakkan gas air mata di dalam stadion, terlebih lagi ke arah penonton yang di tribun.

Pasalnya, Federation International de Football Association (FIFA) telah melarang penggunaan gas air mata untuk pengamanan pertandingan sepak bola di dalam stadion.

Regulasi itu dijelaskan dalam pasal 19 b tentang Pengaman di Pinggir Lapangan.

Baca Juga: Anti Mlarat! 3 Shio Ini Bak Keturunan Ningrat, Kaya Raya Sejak Lahir, Berlimpah Keberuntungan

"No firearms or 'crowd control gas' shall be carried or used. (Senjata api atau 'gas pengendali massa' (gas air mata) tidak boleh dibawa atau digunakan)," tulis aturan FIFA.

Para polisi atau petugas keamanan yang menjaga di pinggir lapangan tidak diperbolehkan membawa senjata tajam ataupun gas pengendali massa seperti gas air mata.

Selain larangan membayang kedua alat tersebut, ada pula regulasi FIFA soal Keselamatan dan Keamanan Stadion yang juga terdapat dalam pasal 19 tentang Pengaman di Pinggir Lapangan, di antaranya:

Baca Juga: November, Kendaraan Bisa Mengaspal di Tol Cisumdawu hingga Exit Cimalaka

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X