Koordinator SOS Sebut Panpel Lakukan Kesalahan Fatal, Ini Poin-poin Kesalahannya

- Senin, 3 Oktober 2022 | 08:31 WIB
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. (foto: youtube) (Youtube)
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. (foto: youtube) (Youtube)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali mengatakan panitia pelaksana (panpel) Arema FC melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.

Ternyata, tragedi tersebut juga disebabkan oleh beberapa kesalahan fatal yang dilakukan oleh tim panitia penyelenggara pertandingan.

Kesalahan fatal tersebut yang membuat kerusuhan semakin tidak dapat terkendali dan memakan korban jiwa.

Baca Juga: Bersyukurlah Empat Zodiak Ini, Dikepung Rezeki dan Cuan Sampai 'Terbenam', Salah Satunya Anda?

Sebelumnya, pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya berakhir dengan duka ketika suporter memaksa masuk lapangan sehingga membuat pihak kemananan melepaskan gas air mata.

Akibatnya, para suporter pun terdesak untuk mundur meninggalkan lapangan, tetapi malah menimbulkan banyak korban jiwa.

Sekiranya hingga sekarang terdapat 174 orang dinyatakan meninggal dunia, dua di antaranya ialah anggota polisi.

Baca Juga: Dibukakan Dewi Fortuna, Enam Zodiak Dihadang Rezeki dan Cuan, Jangan Terlalu Boros Lohh

Menurut Akmal, pelanggaran prosedural utama yang dilanggar Panpel Arema FC ialah soal jumlah tiket yang dijual yang melebihi kapasitas.

"Polisi sudah sampaikan hanya boleh mencetak 25 ribu tiket, tetapi Panpel Arema FC mencetak hingga 45 ribu. Itu over capacity dari Stadion Kanjuruhan. Nah, itu pelanggaran prosedural yang sangat fatal," ujarnya saat dihubungi tim suaramerdeka.com.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X