Gas Air Mata Langgar Regulasi FIFA, Warganet: Federasi Pecat Satu-satunya Orang yang Mengerti Lisensi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 07:15 WIB
Nugroho Setiawan saat menangani pitch invander dalam laga Timnas Indonesia. (Twitter @veeola)
Nugroho Setiawan saat menangani pitch invander dalam laga Timnas Indonesia. (Twitter @veeola)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Banyak pihak yang telah angkat suara mendesak untuk diusutnya tragedi Kanjuruhan dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya sampai tuntas.

Berdasarkan laporan yang telah terkonfirmasi, penyebab tragedi Kanjuruhan yang menewaskan hampir 200 korban jiwa ini diakibatkan kepanikan penonton setelah penembakan gas air mata oleh tim keamanan.

Penembakan gas air mata sendiri merupakan pelanggaran regulasi FIFA pasal 19 b yang menyatakan No firearms or “crowd control gas” shall be carried or used.

Baca Juga: Plat Kendaraan Warna Hijau Emang Ada? Ternyata Khusus untuk Daerah Ini

“Tidak ada senjata api atau gas pengendali massa (gas air mata) yang boleh dibawa atau digunakan”.

Berbicara mengenai pelanggaran regulasi FIFA atas penggunaan gas air mata, cuitan menarik muncul dari salah satu warganet Twitter @veeola.

@veeola menyatakan bahwa ada sosok yang punya lisensi FIFA Security Officer dan mengerti safety dan security pertandingan bernama Nugroho Setiawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 3 Oktober 2022: Berawan Tebal dan Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Bahkan, Nugroho Setiawan dulunya sering membekali polisi soal SOP keamanan bola.

“Beberapa kali event timnas maupun internasional, saya jadi saksi pak Nug yang membuat SOP dan membantu memberikan pemahaman soal behavior penonton kepada polisi,” tulis @veeola.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X