Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ini Kesaksian Aremania: Gas Air Mata Ditembakkan ke Tribun

- Senin, 3 Oktober 2022 | 06:30 WIB
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Tangkapan layar Twitter/@MafiaWasit)
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Tangkapan layar Twitter/@MafiaWasit)

MALANG, suaramerdeka.com - Kondusivitas dunia sepak bola Indonesia kembali terguncang menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Tragedi Stadion menyebabkan ratusan orang meninggal dunia baik dari pihak suporter dan kepolisian.

Salah satu Aremania yang saat itu hadir, Rangga menyatakan kesaksiannya atas kejadian di Kanjuruhan.

Baca Juga: Cek Asmara Zodiak Hari Ini 3 Oktober 2022 Capricorn, Aquarius, Pisces: Stres Hilang Gairah Tumbuh

Rangga melihat langsung para personel kepolisian menembakkan gas air mata langsung ke tribun hingga mengenai penonton.

"Sebenernya kan masih ada Water Canon. Lebih baik. Bukannya gas air mata. Waktu itu saya lihat sendiri yang ditembak itu bukan di tengah lapangan," ujarnya.

Rangga mengingat total ada 5 tembakan gas air mata yang dilepaskan aparat keamanan.

Baca Juga: Imbas Tragedi Kanjuruhan, Valentino 'Jebreeet' Simanjuntak Mundur Sebagai Komentator Liga 1

Dari 5 kali tembakan itu, ada tiga gas air mata yang ditembakkan hingga jatuh ke dekat tribun untuk menghalau penonton.

Adapun dua lainnya diarahkan langsung ke tribun yang masih penuh penonton.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X