Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sesak Nafas Diduga Menjadi Penyebab Banyak Korban Jiwa Berjatuhan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 06:11 WIB
 Tangkapan layar suporter Arema masu ke dalam lapangan Stadion Kanjuruhan Malang  (Instagram @ngapakfotball)
Tangkapan layar suporter Arema masu ke dalam lapangan Stadion Kanjuruhan Malang (Instagram @ngapakfotball)

MALANG, suaramerdeka.com - Kondusivitas dunia sepak bola Indonesia kembali terguncang menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Tragedi Stadion Kanjuruhan menyebabkan ratusan orang meninggal dunia baik dari pihak suporter dan kepolisian.

Dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, banyak disorot penggunaan gas air mata, yang ditembakkan petugas sehingga membuat penonton berdesakan menghindarinya.

Baca Juga: 150 Peserta Ikuti Latihan Gabungan PMR PMI Salatiga

Di dalam video yang tersebar luas pun terdapat bahwa ketika para suporter yang sudah lari berhamburan menuju pintu keluar pun masih ditembaki gas air mata.

Kadinkes Kabupaten Malang, Wiyanto Widodo menyebut, sesak nafas dialami paling banyak penonton di Stadion Kanjuruhan.

Dinilai, sesak nafas itulah yang membuat banyaknya korban jiwa berjatuhan.

Baca Juga: Intip Asmara Zodiak Hari Ini 3 Oktober 2022 Aries, Gemini, Taurus: Hari Membingungkan, Angkat Bicara!

"Luka-lukanya memar, patah tulang beberapa, sesak nafas yang agak banyak. Luka ringan sedang berat 191," jelasnya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan bahwa pertandingan sebenarnya berjalan lancar.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X