Kerusuhan di Kanjuruhan: PSSI Terus Jalin Komunikasi dengan FIFA untuk Hindari Sanksi

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:39 WIB
Kerusuhan usai laga Arema Vs Persebaya di Kanjuruhan Malang. (Tangkapan layar Twitter/@MafiaWasit)
Kerusuhan usai laga Arema Vs Persebaya di Kanjuruhan Malang. (Tangkapan layar Twitter/@MafiaWasit)

JAKARTA, suaramerdeka.com - PSSI terus berkomunikasi dengan FIFA, seiring kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Menurut Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, komunikasi dengan FIFA dijalani PSSI, demi menghindari sanksi FIFA.

"Kami berharap kejadian ini tidak menjadi rujukan atau landasan FIFA untuk mengambil keputusan-keputusan yang tidak baik dan tidak menguntungkan Indonesia dan, khususnya, PSSI," kata Yunus dalam konferensi pers di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Baca Juga: Material Bikin Macet Warga dan Pengguna Keluhkan Pengerjaan Proyek Saluran Jalan Tentara Pelajar Semarang

PSSI sendiri, kata Yunus Nusi, sudah mengirim laporan pertama tentang keributan di Kanjuruhan kepada FIFA, Sabtu 1 Oktober 2022 malam atau beberapa saat setelah peristiwa terjadi.

Komunikasi PSSI dengan FIFA pun berlanjut sampai Minggu, karena keterangan langsung memang diminta seiring banyaknya korban yang meninggal dunia

"Ini kejadian luar biasa. Kami terus menyampaikan kepada FIFA kabar terbaru soal kejadian tersebut," kata Yunus Nusi dikutip dari Antara.

Baca Juga: Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Cancer, Aquarius, Scorpio, Capricorn, Leo, Taurus, Senin, 3 Oktober 2022

FIFA diyakini Yunus Nusi tak akan mengambil keputusan secara instan, kendati dia tak memiliki gambaran terkait sanksi.

Terkait kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, tersebut, Yunus Nusi menekankan bahwa itu bukanlah perkelahian antarsuporter.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X