Usain Bolt Kutuk Serangan Rasial kepada Pemain Inggris: Kekerasan Ini Sangat Tidak Adil

- Rabu, 14 Juli 2021 | 20:51 WIB
Marcus Rashford (jersey putih) salah satu pemain Inggris yang mendapat serangan rasial. (Instagram @england)
Marcus Rashford (jersey putih) salah satu pemain Inggris yang mendapat serangan rasial. (Instagram @england)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemilik delapan medali emas Olimpiade Usain Bolt mengutuk serangan rasial terhadap trio algojo adu penalti tim nasional Inggris yang gagal di final Piala Eropa 2020 sembari menegaskan bawah rasisme seharusnya tidak punya tempat dalam sepak bola maupun masyarakat. Ketiga pemain yang dimaksud adalah Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka.

"Anda boleh marah kepada seseorang yang gagal karena kita semua manusia, tetapi ketika sudah membawa-bawa aspek ras, tindakan semacam itu tidak bisa diterima dalam sepak bola maupun kondisi umum lainnya," kata pelari Jamaika itu dikutip Reuters, Rabu dini hari WIB.

Serangan tidak hanya terjadi di dunia maya, mural Rashford di Manchester juga menjadi sasaran tindakan vandalisme dengan pesan berbau rasisme.

Baca Juga: Minta ICU RS Covid, Anggota DPR Kena Sindir: Kenapa Tidak Minta Pemakaman yang Layak

Bolt, yang sempat pindah profesi sebagai pesepak bola di Australia, menyebut serangan rasis itu sebagai sesuatu yang mengerikan.

"Pertama-tama semuanya itu mengerikan untuk diketahui... bagi saya sangat berat menyaksikan hal semacam ini. Sebagai orang kulit hitam, saya bisa bilang ini hal berat bagi mereka dan Anda tidak bisa menyalahkan mereka, sebab bukan mereka yang menentukan algojo penendang penalti," katanya.

"Ini sepakbola, ada menang, ada kalah dan memang berat ketika kalah. Saya pernah merasakannya bersama tim saya, tetapi saya tidak akan mencaci siapapun ataupun merendahkan mereka berdasar ras atau apapun. Kita semua akan marah ketika gagal menendang penalti, tetapi ketika menyangkut ras, anda harus paham itu akan menjadi masalah.

"Kekerasan rasial sangat tidak adil dan saya tidak percaya ini menjadi arah yang akan dituju sepak bola, saya mencintai sepak bola sepanjang karier olahraga, mengikuti kiprah para pemain ini ... jadi berat melihat ini semua terjadi," tandasnya.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chiellini Dibujuk Tampil di Piala Dunia 2022

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:26 WIB

Piala Eropa 2020 Jadi Obat Italia Selama Pandemi

Selasa, 13 Juli 2021 | 15:58 WIB

Southgate Kutuk Pelecehan Rasis pada Pemainnya

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:51 WIB
X