UEFA Mulai Investigasi Inggris Terkait Gangguan Keamanan Jelang Final Euro 2020

- Rabu, 14 Juli 2021 | 09:42 WIB
Foto: UEFA.com
Foto: UEFA.com

LONDON, suaramerdeka.comUEFA resmi memulai penyelidikan terhadap Inggris menyusul gangguan keamanan yang terjadi dalam laga final Euro 2020 di Wembley, London.

"Kasus akan ditangani oleh Badan Pengendalian, Etik dan Disipliner UEFA sesuai prosedur," demikian pernyataan UEFA, seperti dilaporkan Reuters.

Sebelumnya, memang terjadi "kejadian melibatkan suporter di dalam dan sekitar stadion", demikian dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Rui Patricio Resmi Bergabung ke AS Roma, Dikontrak 3 Tahun

Jelang final yang dimenangi Italia berkat adu penalti itu memang dinodai bentrokan antara suporter dengan petugas keamanan di dalam dan sekitar stadion.

Setidaknya, 19 petugas Kepolisian Inggris terluka dan 86 orang ditangkap terkait insiden tersebut, 53 di antaranya dilakukan langsung di sekitar Wembley.

Atas kejadian ini, Asosiasi Sepak bola Inggris (FA) mendapat dakwaan berupa, penerobosan suporter ke dalam lapangan, pelemparan benda-benda ke dalam lapangan oleh suporter, gangguan suporter saat pemutaran lagu kebangsaan dan tindakan menyalakan kembang api.

Baca Juga: PON XX dan Peparnas XVI Papua Gunakan Sistem Bubble, Begini Penjelasan Menpora

Belum lagi, soal gelombang cemoohan terdengar ketika lagu kebangsaan Italia diputar sebelum sepak mula.

Bahkan, seorang penerobos lapangan mengganggu jalannya laga pada pengujung babak kedua.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chiellini Dibujuk Tampil di Piala Dunia 2022

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:26 WIB

Piala Eropa 2020 Jadi Obat Italia Selama Pandemi

Selasa, 13 Juli 2021 | 15:58 WIB

Southgate Kutuk Pelecehan Rasis pada Pemainnya

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:51 WIB
X