Pemain Inggris Dapat Perlakuan Rasis, Pangeran William Muak

- Selasa, 13 Juli 2021 | 10:54 WIB
Marcus Rashford (jersey putih) salah satu pemain Inggris yang mendapat serangan rasial. (Instagram @england)
Marcus Rashford (jersey putih) salah satu pemain Inggris yang mendapat serangan rasial. (Instagram @england)

LONDON, suaramerdeka.com - Tiga pemain Inggris yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka mendapat perlakuan rasis di akun media sosial masing-masing.

Hal itu setelah ketiganya gagal mengeksekusi penalti yang berujung pada kekalahan Three Lions di final Piala Eropa 2020 dari Italia di Stadion Wembley, London, Inggris pada Minggu (11/7) waktu setempat.

Kolom komentar pada unggahan akun Instagram mereka dipenuhi kata-kata rasis dan emoticon bergambar binatang.

Baca Juga: Pembaruan Kontrak Lionel Messi, Laporta Sebut Tak Ada Masalah dan Berjalan Baik

Selain itu, mural Marcus Rashford di kawasan Manchester Selatan dipenuhi dengan coretan sebelum akhirnya coretan-coretan itu ditutupi oleh warga setempat.

Menanggapi hal itu, Pangeran William mengaku sudah muak dengan ujaran-ujaran rasis yang dilakukan para suporter kepada para pemain berkulit hitam.

"Sungguh tidak bisa diterima jika para pemain harus menjadi korban perilaku mengerikan seperti ini," ucapnya dikutip dari Reuters, Selasa (13/7).

"Ini harus dihentikan sekarang juga dan semua pelaku yang terlibat harus bertanggung jawab," katanya menambahkan.

Final Piala Eropa 2020 merupakan final perdana bagi Inggris di ajang bergengsi setelah terakhir kali tampil di final Piala Dunia 1966.

Inggris sebelumnya selalu gagal menembus final Euro. Prestasi terbaik The Threee Lions adalah tembus semifinal pada tahun 1996.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chiellini Dibujuk Tampil di Piala Dunia 2022

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:26 WIB

Piala Eropa 2020 Jadi Obat Italia Selama Pandemi

Selasa, 13 Juli 2021 | 15:58 WIB

Southgate Kutuk Pelecehan Rasis pada Pemainnya

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:51 WIB
X