Tembok Kokoh Swiss Itu Bernama Yann Sommer

- Sabtu, 3 Juli 2021 | 14:28 WIB
 Kiper Swiss, Yann Sommer/Foto Istimewa
Kiper Swiss, Yann Sommer/Foto Istimewa


SEMARANG, suaramerdeka.com - Kiper Swiss, Yann Sommer memang tak seberuntung kiper Spanyol, Unai Simon yang mampu membawa negaranya maju ke semifinal Piala Eropa 2020. Namun penampilan Yann Sommer di laga lawan Spanyol tak kalah gemilang dengan sang rival, Unai Simon.

Ya, langkah Swiss di Piala Eropa 2020 terhenti usai kalah dari Spanyol lewat drama adu pinalti di babak delapan besar. Namun setidaknya para pemain pulang dengan kepala tegak, termasuk Yann Sommer.

Penampilan Yann Sommer bersama Swiss memang telah berakhir di Piala Eropa 2020. Tapi dia jadi salah satu kiper dengan performa terbaik di turnamen kali ini.

Baca Juga: Super Air Jet Kantongi Sertifikat AOC, Siap Layani Penerbangan Komersil

Dalam laga kontra Spanyol, Sabtu (3/7) Sommer tampil luar biasa khususnya di babak kedua. Dia jadi tembok pertahanan terakhir yang begitu tangguh. Tercatat, Sommer harus membuat total 10 penyelamatan dalam 120 menit pertandingan.

Kegemilangan Sommer juga berlanjut di babak tos-tosan. Sommer sukses menepis satu tembakan pemain Spanyol. Sayang, tiga eksekutor Swiss gagal secara beruntun.

Meski begitu, mudah menyebut Sommer sebagai pemain terbaik pertandingan kali ini.

Baca Juga: PWI Jateng Kembali Salurkan Bantuan “Jogo Wartawan” pada Anggota yang Terpapar Covid-19

Ucapan semangat dan dukungan mengalir dari para penggemar di media sosial, khususnya kepada Yann Sommer yang tampil luar biasa mengawal gawangnya. Termasuk dari kompetitor, kiper Spanyol Unai Simon.

“Jika saya mesti memberikan penghargaan ini kepada orang lain, saya akan memberikannya kepada [Yann] Sommer. Dia tampil sangat bagus. Dia melakukan dua penyelamatan luar biasa dan satu lainnya pada adu penalti,” tutur kiper Athletic Bilbao itu.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chiellini Dibujuk Tampil di Piala Dunia 2022

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:26 WIB

Piala Eropa 2020 Jadi Obat Italia Selama Pandemi

Selasa, 13 Juli 2021 | 15:58 WIB

Southgate Kutuk Pelecehan Rasis pada Pemainnya

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:51 WIB
X