Kasus Eriksen Jadi Perhatian LIB jelang Bergulirnya Liga 1 dan 2

- Jumat, 18 Juni 2021 | 12:25 WIB
Aksi dukungan pada Eriksen di Parken Stadium, Copenhagen, Kamis (17/6/2021)/Foto Antara
Aksi dukungan pada Eriksen di Parken Stadium, Copenhagen, Kamis (17/6/2021)/Foto Antara

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus serangan jantung yang dialami pemain tim nasional Denmark, Christian Eriksen di Piala Eropa 2020 menjadi pelajaran penting jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 dan 2.

Menurut Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno tu, penting bagi para pesepak bola tanah air untuk mengetahui teknik pertolongan pertama saat ada pemain yang tiba-tiba tidak sadarkan diri di lapangan.

"Kejadian Eriksen itu menjadi acuan dan pelajaran bagi kita," kata Sudjarno, Jumat (18/6).

Baca Juga: Kegiatan Keagamaan di Banyumas Dibatasi, Upaya Penanggulangan Covid-19

Sudjarno mencontohkan, reaksi kapten Denmark Simon Kjaer saat Eriksen tak sadarkan diri di lapangan, dengan sigap menahan lidah sang gelandang klub Inter Milan agar tidak tertelan.

Kjaer mengetahui dalam keadaan tidak sadar, lidah seseorang dapat tertelan dan menutup saluran napas. Kjaer pun memberikan jalan dan keleluasaan bagi tim medis Denmark untuk melakukan resusitasi jantung paru (CPR) dengan segera. Berkat tindakan cepat itu, nyawa Eriksen dapat diselamatkan.

LIB akan meminta semua dokter tim peserta Liga 1 dan 2 untuk membagikan wawasan pertolongan pertama kepada para pemain. Sebelum itu, LIB akan mengadakan lokakarya medis (medical workshop) kepada para tenaga kesehatan klub.

Baca Juga: PTM Juli Belum Diputuskan, Dinas Pendidikan Jakarta: Kita Kan Melindungi Warga

"Dokter tim harus memberikan pemahaman tentang hal tersebut kepada pemain. Dalam waktu dekat kami juga akan membicarakan soal ini dengan APPI," kata Sudjarno menambahkan.

Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) menyatakan bahwa kasus Eriksen mengingatkan pentingnya pemahaman pemain dan semua elemen sepak bola tentang pertolongan pertama seperti CPR.

"Ini satu pelajaran bagi seluruh pesepak bola dunia termasuk Indonesia. Kejadian yang menimpa Eriksen menjadi pembelajaran bagaimana memberikan pertolongan pertama apabila ada rekan yang mengalami cedera di tengah lapangan," tutur Presiden Komite Eksekuitf APPI Firman Utina.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Optimis Menang, PSIS Tetap Waspadai Kebangkitan Arema

Sabtu, 25 September 2021 | 15:00 WIB

Jelang Liga 2, AHHA PS Pati FC Rilis Jersey Baru

Sabtu, 25 September 2021 | 09:48 WIB

Usai Absen Lama, Liga Askot Semarang Kembali Digelar

Jumat, 24 September 2021 | 22:23 WIB

PSDB Optimistis Lolos Grup C Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 12:27 WIB

Polda Jateng Dukung Pelaksanaan Liga 3 Jateng

Rabu, 22 September 2021 | 14:06 WIB
X