Usai Insiden Eriksen, UEFA Diminta Denmark Ubah Prosedur Pertandingan

- Kamis, 17 Juni 2021 | 07:26 WIB
Insiden kolapsnya Christian Eriksen. (Imago)
Insiden kolapsnya Christian Eriksen. (Imago)

KOPENHAGEN, suaramerdeka.com - Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) meminta badan sepak bola Eropa UEFA untuk mengubah prosedurnya dan keputusan untuk melanjutkan pertandingan.

Permintaan dilontarkan menyusul kolapsnya Christian Eriksen dalam pertandingan Euro 2020 melawan Finlandia

"Itu adalah keputusan yang salah dan benar-benar tidak dapat dipertahankan bahwa para pemain harus berada di lapangan begitu cepat setelah pengalaman yang mengerikan itu," kata ketua DBU Jesper Moller dalam sebuah pernyataan, seperti yang dikutip Reuters, Rabu.

Baca Juga: Delapan Tim Berminat Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Grup Liga 2

Setelah insiden Eriksen, UEFA menawari Denmark guna memulai kembali pertandingan pada malam yang sama atau pukul 12.00 tengah hari pada hari berikutnya.

Pada akhirnya, Denmark memilih melanjutkan pertandingan dan kalah 0-1. Menurut sang pelatih Kasper Hjulmand, setelah insiden Eriksen, para pemain lebih suka untuk tidak bermain.

"Itu adalah situasi yang tidak boleh dilakukan oleh para pemain dan pelatih, karena itu bukan dan tidak seharusnya menjadi keputusan mereka."

Baca Juga: Italia Vs Swiss, Mancini Yakin Performa Timnya Akan Semakin Bagus

Sebelumnya atas insiden Eriksen ini, kritikan tajam diterima UEFA dari mantan pemain timnas Denmark Peter Schmeichel dan Michael Laudrup.

Bahkan, Laudrup mengatakan bahwa pilihan untuk melanjutkan pertandingan pada Sabtu atau Minggu bukanlah pilihan tepat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chiellini Dibujuk Tampil di Piala Dunia 2022

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:26 WIB

Piala Eropa 2020 Jadi Obat Italia Selama Pandemi

Selasa, 13 Juli 2021 | 15:58 WIB

Southgate Kutuk Pelecehan Rasis pada Pemainnya

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:51 WIB
X