UEFA Berencana Hapus Financial Fair Play, Tengah Matangkan Aturan Baru

- Kamis, 24 Maret 2022 | 05:20 WIB
UEFA berencana hapus aturan Financial Fair Play. (UEFA.com)
UEFA berencana hapus aturan Financial Fair Play. (UEFA.com)

NYON, suaramerdeka.com - Aturan Financial Fair Play (FFP) berencana dicabut UEFA, lalu menggantinya dengan aturan yang baru.

Laporan Tribuna menyebutkan, UEFA memang tengah mematangkan aturan baru pengganti Financial Fair Play.

Dalam aturan pengganti Financial Fair Play itu, UEFA memberlakukan rasio pengeluaran 70 persen, sehingga tiap tim nantinya dapat belanja pemain hingga 70 persen dari pendapatan tahunan.

Lalu, UEFA juga tak menerapkan ambang batas gaji atau salary cap, yang sebelumnya diberlakukan agar pengeluaran klub-klub Eropa untuk sektor gaji pemain lebih rendah dari pendapatan mereka.

Baca Juga: Nekat Ikut Liga Super Eropa, FIGC Ancam Coret Juventus dari Serie A

Kendati demikian, UEFA tetap memberikan sanksi kepada tim yang melanggar aturan baru, mulai dari pengurangan poin dari klasemen liga, hingga dicoret dari Liga Champions.

Diprediksi, aturan baru pengganti Financial Fair Play ini bakal menguntungkan tim-tim seperti Manchester City, Real Madrid, serta Manchester United.

Maklum saja, tiga tim tersebut punya pendapatan tahunan tertinggi di antara tim-tim Eropa lain.

Sebelumnya, Financial Fair Play sudah diterapkan UEFA sejak 2011, yang mewajibkan seluruh tim di Eropa menyeimbangkan neraca keuangan mereka.

Baca Juga: Masih Awam Beli Antena untuk TV Digital? Ikuti 5 Tips Ini Agar Tak Salah Pilih

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Liga Europa: AS Roma Menang Telak 3-0 Atas HJK

Jumat, 16 September 2022 | 04:44 WIB
X