Nekat Ikut Liga Super Eropa, FIGC Ancam Coret Juventus dari Serie A

- Kamis, 24 Maret 2022 | 04:25 WIB
Pemain Juventus berselebrasi menyambut gol ke gawang Salernitana. (Daniele Buffa / Images Sport)
Pemain Juventus berselebrasi menyambut gol ke gawang Salernitana. (Daniele Buffa / Images Sport)

ROMA, suaramerdeka.com - Juventus diyakini masih akan menjalankan proyek European Super League atau Liga Super Eropa meski belakangan isunya mereda.

Menanggapi kemungkinan itu, FIGC melalui sang Presiden Gabriele Gravina menegaskan ancaman sanksi untuk Juventus jika tetap nekat ikut European Super League, yakni dicoret dari Serie A.

"Kontrak itu cuma hipotesis, tapi Juventus akan dikeluarkan dari Serie A kalau itu menjadi realita," ungkap Gabriele Gravina kepada La Repubblica dilansir Football Italia.

Tahun lalu. Juventus merupakan salah satu pelopor terbentuknya European Super League, yang bubar hanya dalam tempo 48 jam.

Baca Juga: Ingin Mudah Mengelola Data Kepegawaian? Gunakan Aplikasi Simpeg

European Super League harus bubar menyusul penolakan keras termasuk dari kalangan suporter klub-klub yang terlibat, dan sembilan klub menyatakan mundur dari proyek tersebut.

Namun, Juventus, Barcelona, dan Real Madrid secara resmi masih berada di dalam proyek European Super League meski statusnya ditangguhkan.

Presiden Juventus Andrea Agnelli belum lama ini menyebut bahwa sebenarnya 11 klub masih terikat kontrak dengan penyelenggara.

Menanggapi potensi bangkitnya lagi proyek Liga Super ini, Presiden FIGC menegaskan ancaman sanksinya masih sama yakni pencoretan dari Serie A.

Baca Juga: Dibagi Mulai 15 Maret 2022, Begini Alur Distribusi STB Gratis untuk TV Digital

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Liga Italia: Juventus Ditahan Atalanta 3-3

Senin, 23 Januari 2023 | 04:55 WIB
X