Ikut Lepas Pratama Arhan ke Tokyo Verdy, Ini Pesan dari Ketum PSSI

- Sabtu, 5 Maret 2022 | 04:21 WIB
Ketum PSSI, Mochamad Iriawan saat melepas Pratama Arhan ke Tokyo Verdy bersama CEO PSIS, Yoyok Sukawi. (PSSI)
Ketum PSSI, Mochamad Iriawan saat melepas Pratama Arhan ke Tokyo Verdy bersama CEO PSIS, Yoyok Sukawi. (PSSI)

JAKARTA, suaramerdeka.com - PSSI mengadakan konferensi pers untuk Pratama Arhan yang akan berangkat menuju Tokyo di mana dia akan bermain dan berkarier di klub liga 2 Jepang, Tokyo Verdy, Jumat 4 Maret 2022.

Dilansir dari laman resmi federasi, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dalam sambutannya berharap Pratama Arhan bisa main maksimal di Tokyo Verdy.

“Selain itu juga harus jaga kesehatan dan bisa langsung beradaptasi dengan kultur, iklim dan budaya di Jepang. Mudah-mudahan Verdy bisa naik kasta ke Liga 1 atau J1. Saya juga berharap Pratama Arhan bisa menyerap ilmu sepak bola di Jepang,” jelasnya.

Pria yang akrab dipanggil Iwan Bule itu juga menjelaskan dulu ada pemain sepak bola Indonesia yang pernah bermain di Liga Jepang. Alm. Ricky Yakobi, yang bermain untuk Matsuhita Elekctric FC (kini namanya Gamba Osaka).

Baca Juga: Indonesia Kembali Terima 3.5 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari Amerika Serikat

“Tapi kiprah Ricky hanya berlangsung 6 bulan karena kesulitan beradaptasi dengan iklim di sana. Jepang kalau musim dingin, pasti pemain kita akan kesulitan. Itu sebabnya Arhan harus cepat beradaptasi jika ingin berhasil di sana,” tegas Iriawan.

Iwan Bule juga berterima kasih kepada klub PSIS yang sudah konsentrasi di pembinaan usia muda.

“Baik di Elite Pro Academy dan lainnya. Saya juga bangga, satu lagi pemain Indonesia dipanggil untuk bermain di luar negeri, di Jepang. Ternyata pemain kita bisa bermain di luar negeri, di Eropa, Korea dan Jepang,” buka Iriawan.

“Kami di PSSI akan terus konsen di pembinaan usia muda. Itu juga keinginan kami agar sebanyak mungkin pemain kita bisa bermain di luar negeri. Saya bangga dengan Arhan, kamu bisa bermain di Tokyo,” lanjutnya.

Baca Juga: Langka! Pertama Kali Sejak 1993, Gunung Kinabalu di Malaysia Turun Salju

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X