Indonesia Kalah Telak dari Vietnam, Shin Tae-yong Tetap Apresiasi Pemain

- Selasa, 8 Juni 2021 | 10:25 WIB
Pelatih Shin Tae Yong. (istimewa) (Jati Prihatnomo)
Pelatih Shin Tae Yong. (istimewa) (Jati Prihatnomo)

DUBAI, suaramerdeka.com – Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong tetap mengapresiasi pemain meski pada akhirnya takluk 0-4 dari Vietnam, pada lanjutan laga babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Para pemain sudah bekerja keras, saya ucapkan selamat kepada pelatih Vietnam, sampai babak pertama skor imbang, tetapi suasana tiba-tiba berganti oleh pihak wasit.”

“Saya adalah pelatih yang pernah mengalami Piala Dunia 2018, jadi kenapa bisa skornya jauh yang seharusnya tidak, dan AFC juga mungkin harus cek ulang untuk ini, agar kedepannya tidak terulang lagi hal seperti ini,” kata Shin saat jumpa pers seusai laga, dilansir PSSI.org.

Baca Juga: N'Golo Kante Fokus Selesaikan Sisa Kontraknya Bersama Chelsea

Bermain, di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (7/6) pukul 20.45 waktu setempat, Indonesia bermain ketat di babak pertama.

Di babak kedua, satu keputusan hakim lapangan membuat Vietnam bisa mencetak gol pembuka lewat Nguyen Tien Linh pada menit ke-51.

Berselang 11, tepatnya di menit ke-62, Nguyen Quang Hai mencetak gol kedua Vietnam. Lima menit berselang, Nguyen Cong Phuong sukses menjebol Nadeo Argawinata.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Hengkang, Juventus Siapkan Gabriel Jesus Sebagai Pengganti

Vu Van Thanh menutup pesta gol Vietnam di menit ke-74, sekaligus mengunci hasil bagi kemenangan Vietnam 4-0 atas Indonesia.

Menurut Shin Tae-yong, yang terjadi di pertandingan itu mengubah cara permainan timnya di laga tersebut.

“Jadi yang terjadi di babak kedua, kemasukan gol pertama itu memang dari wasit, dan hakim garis memang salah mengambil keputusan, karena itu pasti kena tangan pemain Vietnam, jadi karena itu jalannya pertandingan otomatis jadi susah bagi kami,” jelasnya.

Baca Juga: Jerman Vs Latvia, Der Panzer Menang Telak 7-1

“Setelah kemasukan tiga gol pun sebenarnya juga seharusnya kita mendapatkan penalti, tapi karena tidak dapat jadi alur laga makin ke lawan, jadi kita tidak bisa mengembangkan permainan, akhirnya mengalami kekalahan.”

“Iya, saya bicara terus soal wasit, karena bisa dilihat dari gol pertama yang seperti itu, dan akhirnya mempengaruhi jalannya pertandingan yang lebih berat ke Vietnam,” tegasnya.

Namun di luar itu semua, pelatih asal Korea Selatan itu, tetap memandang bahwa masih adanya harapan bagi sepak bola di Indonesia.

“Bermain agresif sebenarnya bukan taktik saya, tapi ada beberapa pemain yang pernah bermain di Sea Games 2019, jadi kemauan mereka itu memang tinggi sekali, akhirnya sampai bertarung seperti itu. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemain karena secara mental para pemain sudah bekerja keras, ini menunjukkan sebuah harapan tentang sepak bola indonesia,” tutupnya.

Kekalahan ini membuat Indonesia masih tetap bertahan di urutan terbawah grup G dengan torehan satu poin, usai mengalami lima kekalahan dan satu kali imbang.

Selanjutnya Indonesia akan menghadapi tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Zabeel, Dubai, Jumat (11/6) pukul 20.45 waktu setempat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PS USM Diambang Juara Liga 1 Askot

Minggu, 28 November 2021 | 22:38 WIB

Hadapi Persika, PSISa Berharap Lapangan Tak Becek

Rabu, 24 November 2021 | 17:59 WIB

Menang 1-0, Persija Putus Rekor Tak Terkalahkan Persib

Minggu, 21 November 2021 | 07:42 WIB
X