Indikasi Suap di Liga 3, Begini Gerak Cepat dari Komdis PSSI

- Jumat, 19 November 2021 | 05:25 WIB
Ketua Komite Disiplin PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing. (PSSI.org)
Ketua Komite Disiplin PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing. (PSSI.org)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menanggapi isu atau indikasi suap yang ada di kompetisi Liga 3 2021 Jawa Timur, Ketua Komite Disiplin PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing bergerak cepat.

“Saya banyak ditanya tentang kasus yang di Jawa Timur tentang adanya pengaturan skor. Saya ingin menjelaskan bahwa itu dalam lingkup Liga 3 Jawa Timur. Karena Liga 3 Jawa Timur, maka akan ditangani oleh Asprov PSSI Jawa Timur dan komdisnya,” buka Erwin.

Indikasi suap itu berawal dari tim Gresik Putra (Gestra Paranane FA) yang mencuatkan isu dugaan pengaturan skor di Grup B Liga 3 Zona Jawa Timur.

Isu indikasi pengaturan skor menyeret peserta lain di grup ini, yakni NZR Sumbersari dan Erwin menjelaskan, PSSI pusat tidak lepas tangan.

Baca Juga: Lionel Messi Mau Fokus Bantu PSG Usai Loloskan Argentina ke Piala Dunia 2022

“Kami kontak, mendengar, dan memberi arahan apa yang harus dilakukan oleh mereka. Kalau ternyata bisa diketahui, mudah-mudahan bisa terungkap, segera kerja sama dengan Polda untuk diusut tuntas,” tegasnya.

"Kami tidak menangani. Kalau ternyata benar, sanksinya seumur hidup. Hidupnya di sepak bola ini harus hati-hati. Ada uang atau tidak? Yang jelas kalah sesuai dengan permintaan. Ini dihubungi."

"Makanya ada laporan dari pihak manajemen. Makanya dia laporkan ke Komdis Asprov. Bagaimana sekarang? ini sedang disidangkan. Jadi jangan ragu-ragu untuk lapor ke polisi. Itu yang bisa saya sampaikan,” tuturnya.

Masih menurut Erwin, hari ini Asprov sedang melakukan sidang kedua.

Baca Juga: Ingin Nonton WorldSBK di Sirkuit Mandalika, Lombok, Ini Aturan dan Prokesnya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X