Chelsea Juara Liga Champions, Refleksi Kegagalan Thomas Tuchel Musim Lalu

- Minggu, 30 Mei 2021 | 07:30 WIB
CIUM TROFI: Manajer Chelsea Thomas Tuchel, mencium trofi Liga Champions. (instagram @u.yhaa)
CIUM TROFI: Manajer Chelsea Thomas Tuchel, mencium trofi Liga Champions. (instagram @u.yhaa)

PORTO, suaramerdeka.com - Keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Champions diakui Thomas Tuchel sebagai refleksi kegagalannya musim lalu bersama Paris Saint-Germain. Tuchel merasakan sebelum pertandingan bahwa kali ini akan menjadi malamnya.

'Saya sangat bersyukur tiba di sini [di final] untuk kedua kalinya. Rasanya berbeda. Aku sudah bilang pada semua orang sebelumnya. Entah bagaimana kami bisa merasakannya setiap hari semakin dekat tetapi kami merasa nyaman," kata Tuchel, dilansir dari lama resmi klub.

Thomas Tuchel yang tersenyum mampu merefleksikan mengubah kekecewaan final Liga Champions tahun lalu dengan PSG menjadi kemenangan tahun ini dengan Chelsea setelah pihaknya mendapatkan yang lebih baik dari Manchester City untuk pertemuan ketiga berturut-turut.

Baca Juga: Chelsea Juara Liga Champions, Menang 1-0 Atas Manchester City

Melawan Manchester City di Do Dragao, Minggu (30/5/2021), Chelsea menang 1-0 atas City via gol tunggal Kai Havertz. Ini menjadi kemenangan ketiga Chelsea atas City di tiga laga beruntun.

"Kami membutuhkan performa level atas dan kami membutuhkan ikatan yang kuat hanya untuk memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan ini. Inilah yang kami lakukan dan saya sangat senang berbagi momen ini dengan tim ini dan dengan semua staf, dengan semua orang yang mendukung setiap hari di Cobham. Tim berjuang untuk mereka," katanya.

Dalam laga ini, Chelsea mendapat tekanan bertubi-tubi dari City sejak awal. Namun, mereka mampu bertahan dengan apik sehingga setiap serangan City menjadi tumpul hingga membuat frustrasi.

Baca Juga: Luciano Spalletti Resmi Jadi Pelatih Napoli, Dikontrak hingga 2023

"Upaya itu sangat besar, Kami mengatasi beberapa momen sulit dan beberapa momen yang sangat berbahaya dengan sikap fantastis untuk bertahan."

"Kami harus membuat perubahan awal dengan Andreas Christensen datang untuk Thiago Silva yang tidak membuat segalanya lebih mudah tetapi kami berani."

"Bahkan pada saat-saat di mana sulit untuk melarikan diri dari tekanan kami menjaga formasi dan kami terus aktif," tandas manajer asal Jerman itu.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X