Cipta Kondisi Ramadan, Satpol PP Tutup 5 Lokasi Judi Togel

Maya
- Kamis, 22 April 2021 | 21:10 WIB
TUTUP : Para petugas Satpol PP Kota Semarang menutup lima lokasi judi togel yang berada di wilayah Kecamatan Gayamsari pada Rabu (21/4) malam. (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)
TUTUP : Para petugas Satpol PP Kota Semarang menutup lima lokasi judi togel yang berada di wilayah Kecamatan Gayamsari pada Rabu (21/4) malam. (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lima lokasi judi togel yang berada di Jalan Medoho Raya, Jalan Gajah Raya, Jalan Gajah Raya Timur, dan Jalan Unta Raya ditutup petugas Satpol PP Kota Semarang. Razia tersebut digelar bersama dengan sejumlah instansi lainnya. Merupakan bagian dari cipta kondisi saat Ramadan. Selain membongkar dan menutup lokasi judi togel, petugas menertibkan PKL yang ada di selatan Jalan Jolotundo dan membubarkan kerumunan live musik di Taman Kasmaran, Jalan Dr Soetomo.

 

Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengatakan, masyarakat merasa resah dengan keberadaan judi togel yang ada dilingkungannya. Apalagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang sering mendapatkan laporan atas hal tersebut dari masyarakat. Aksi ini merupakan yang keempat kalinya saat Ramadan. Pihaknya memang akan terus rutin menggelar razia, khususnya judi, selama bulan puasa berlangsung.

Baca Juga: Judi Togel dan Bisnis Esek-esek Masih Marak, Aparat Diminta Lebih Tegas Lagi

''Untuk razia kali ini, kami laksanakan di wilayah Kecamatan Gayamsari. Selain itu, kami juga membubarkan kerumunan live musik di Taman Kasmaran, yang sudah terjadi hampir satu tahun musiknya dikeluhkan bikin ribut terus. Kasihan pihak Polsek setempat, jadi seperti disepelekan,'' ujar dia, Rabu (21/4) malam.

Baca Juga: Satpol PP Diminta Lebih Humanis Tegakkan Protokol Kesehatan

Penutupan tempat judi berlangsung dengan tertib dan lancar, karena pengelola tidak melakukan perlawanan dan bersedia menaati petugas. Memang terlihat beberapa penjudi yang hendak memasang nomer di lapak judi tersebut, namun kemudian terpaksa meninggalkan lokasi setelah mengetahui adanya razia. Peralatan untuk kegiatan judi seperti meja, kursi dan papan angka judi diangkut petugas, untuk dibawa ke kantor Satpol PP. Bahkan, tempat judi yang berupa lapak kios pun ikut dibongkar petugas. Sementara untuk hiburan live musik di Taman Kasmaran, masyarakat yang berkunjung di lokasi ikut membubarkan diri setelah dirazia. Keberadaannya dikeluhkan karena buka hingga larut malam.

''Siapapun yang menyepelekan aparat penegak hukum di kota ini, pasti akan berhadapan dengan Satpol PP Kota Semarang. Kami penegak Perda, jadi tidak main-main. Saat kami hadir, kalau sudah disampaikan akan dibongkar maka akan dibongkar benar,'' tegas Fajar.

 

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

Everton Resmi Pecat Rafael Benitez Sebagai Manajer

Senin, 17 Januari 2022 | 06:25 WIB
X