PSSI Laporkan Dugaan Match fixing Perserang ke Pihak Berwajib

- Sabtu, 6 November 2021 | 20:06 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (Dok. PSSI)
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (Dok. PSSI)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Perserang Serang melalui manajemennya telah melaporkan dan mengirimkan surat kepada PSSI terkait dugaan match fixing atau pengaturan skor oleh pihak luar kepada pemain Perserang. Surat tersebut disampaikan kepada PSSI pada 28 Oktober lalu.

"Setelah Komite Disiplin PSSI memutuskan hukuman kepada pemain Perserang kami juga menindaklanjuti ini dengan melaporkan kepada pihak yang berwenang yakni Polri (Polda Metro Jaya)," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Sabtu, 6 November 2021.

"Laporan ini kami lakukan agar kami bisa mengetahui secara detail siapa pihak luar yang menghubungi pemain. Apalagi pihak luar tersebut menghubungi memakai private number."

"PSSI dengan Polri saat ini sudah melakukan perjanjian kerja sama pada 22 Juli 2021 tentang penerbitan rekomendasi dan/atau pemberian izin bantuan pengamanan, penegakan hukum, kesehatan dan hubungan luar negeri dalam kegiatan PSSI," imbuh Iriawan.

Baca Juga: Kalah dari Borneo, CEO PSIS: Seri 2 Ambyar

Iriawan mengatakan PSSI tidak memiliki kewenangan untuk memanggil dan mengusut orang per orang yang bukan dari ‘keluarga sepakbola’ (football family).

PSSI juga memiliki keterbatasan teknologi untuk melacak nomor-nomor rahasia yang melakukan match fixing dengan pemain.

"Nah kerja sama yang dilakukan antara PSSI dan Polri akan sangat membantu untuk menguak pihak-pihak yang ingin merusak sepakbola Indonesia,’’ imbuh Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Sebelumnya Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menggelar sidang pada Senin-Rabu dini hari (1-3) November 2021 terkait ini.

Baca Juga: Saksikan Derby Manchester Malam Ini, Berikut Link Streaming MU vs City

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X