Kasus Dugaan Match Fixing Perserang, Ini Keputusan Komdis PSSI

- Kamis, 4 November 2021 | 07:27 WIB
Dok. Perserang
Dok. Perserang

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus dugaan match fixing pertandingan Perserang Serang sudah dibahas Komite Disiplin (Komdis) PSSI melalui sidang pada Senin-Rabu dini hari (1-3) November 2021.

Sidang Komdis kasus Match Fixing Perserang dogelar di Kantor PSSI dan diikuti dua anggota Komdis, yaitu Khairul Anwar, Aji Ridwan Mas, wakil ketua Eko Hendro Prasetyo, dan dipimpin Ketua Komdis Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing.

"Manajemen Perserang telah mengirimkan surat kepada PSSI pada 28 Oktober 2021. Mereka melaporkan kronologi dugaan match fixing oleh pihak luar kepada pemain Perserang. Komdis kemudian meminta keterangan dari pelapor dan terlapor," kata Ketua Komdis, Erwin TPL Tobing.

Komdis PSSI juga sudah meminta keterangan dari pelapor dan terlapor soal kasus Perserang itu.

Baca Juga: Hasil Matchday 4 Liga Champions: Liverpool dan Ajax Lolos ke Babak 16 Besar

"Setelah menjalani sidang selama tiga hari, Komdis sudah memiliki bukti dan memberikan keputusan kepada pelaku pengaturan skor. Hukuman ini sesuai dengan Kode Disiplin PSSI," tambah Erwin.

PSSI juga akan berkoordinasi dengan Kepolisian karena ditemukan hal-hal yang di luar kewenangan Komdis. Sebab, dalam sidang Komdis ditemukan adanya dugaan pihak di luar PSSI yang ikut bermain di dalam kasus ini.

Berikut Hasil Putusan Lengkap Komdis PSSI Terkait Perserang:

1. Eka Dwi Susanto (mantan pemain Perserang, Serang) dikenakan sanksi 60 bulan larangan beraktivitas, denda sebesar 30 juta, dan 60 bulan larangan masuk area stadion. Berdasarkan pasal 64 ayat (1) dan (2) point a jo pasal 8 jo pasal 9 Kode Disiplin PSSI tahun 2018.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Terus Menurun, Perlu Kewaspadaan Tinggi Sikapi Peningkatan Mobilitas

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X