Kaji Kompetisi Liga 1 dengan Penonton, Ini Paparan Rencana dari Ketua PSSI

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:30 WIB
Ketua PSSI, Moch Iriawan bersama Menpora Zainuddin Amali memaparkan rencana menghadirkan penoton dalam kompetisi. (PSSI.org)
Ketua PSSI, Moch Iriawan bersama Menpora Zainuddin Amali memaparkan rencana menghadirkan penoton dalam kompetisi. (PSSI.org)

JAKARTA, suaramerdeka.com - PSSI dan PT LIB merespon keinginan pemerintah yang menginginkan lanjutan kompetisi Liga 1 2021-2022 ada penonton dengan persentase terbatas

PSSI dan Kemenpora menyebut, akan akan ada tahapan penyesuaian, analisa, dan survei lebih dahulu sebelum akhirnya kompetisi Liga 1 dibuka untuk penonton.

"Terima kasih atas peluang yang diberikan oleh pemerintah di mana sepakbola ada penonton lagi. Sepak bola tanpa penonton itu memang hambar. Kita akan kaji, survei, dan analisa soal ini lebih dulu’’ ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat memaparkan rencana kompetisi Liga 1 dengan penonton kepada Menpora Zainudin Amali, dilansir dari laman PSSI.

Menurut Ketua PSSI, tahapan pertama yang boleh menonton adalah undangan seperti Satgas Covid-19, Kemenpora, Kemenkes, BNPB, ketua suporter klub, media, dan undangan lainnya.

Baca Juga: Klaim Beppe Marotta, Romelu Lukaku Kembali ke Chelsea Demi Gaji yang Lebih Besar

Sebelum memutuskan ada penonton, kata Iriawan, PSSI akan lebih dulu menyiapkan soal infrastruktur, dan IT (teknologi informasi). Terkait infrastruktur karena tidak semua stadion memiliki standar FIFA dan AFC.

Tidak semua juga stadion single seat dan memiliki nomor bangku.

Sejauh ini yang standar FIFA, single seat dan memiliki nomor di bangku penonton hanya ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan I Wayan Dipta, Bali.

Sementara, Stadion Manahan sudah single seat, tetapi belum mempunyai nomor di bangku stadion.

Baca Juga: Gempa Bumi 3 SR Guncang Ambarawa, Pusat Gempa di Barat Laut Salatiga

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PS USM Diambang Juara Liga 1 Askot

Minggu, 28 November 2021 | 22:38 WIB
X