Tak Jabat Tangan Klopp Usai Kalah dari Liverpool, Ini Alasan Simeone

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:56 WIB
Kolase foto Diego Simeone (kiri) dan Juergen Klopp (kanan). (foto:priangantimurnews.pikiran-rakyat.com)
Kolase foto Diego Simeone (kiri) dan Juergen Klopp (kanan). (foto:priangantimurnews.pikiran-rakyat.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid buka suara soal dirinya tak menjabat tangan Juergen Klop.

Kejadian menarik ini terjadi pasca Diego Simeone kalah 2-3 dari Liverpool di Liga Champions.

Diego Simeone akhirnya membeberkan alasan, mengapa dirinya menolak menjabat tangan Juergen Klopp selepas laga.

Pada laga tersebut, terlihat Diego Simeone justru langsung berlari ke dalam tunnel pasca peluit akhir berbunyi.

Baca Juga: Sambut Era 4.0 Kemenag Dorong PTKI Lakukan Tiga Transformasi

Diego Simeone mengaku, dirinya memang tidak suka melakukan kebiasaan tersebut.

"Saya tidak selalu berjabat tangan dengan pelatih (lawan) seusai pertandingan karena saya tidak suka itu," kata Simeone.

Simeone melanjtkan, jabat tangan antar pelatih selepas laga menurutnya tidak sehat, karena bakal disorot siapa yang menang dan yang kalah.

“Itu tidak sehat untuk pemenang atau pecundang. Saya berpikir seperti itu. Tapi sekarang, ketika saya melihatnya, saya akan menyapanya tanpa masalah," jelas Simeone.

Meski beranggapan demikian, Simeone berjanji akan berjabat tangan lagi dengan Klopp usai melihat rekaman video terebut. Simeone berpikir, hal tersebut bukanlah sebuah masalah.

Baca Juga: Praktik Perjudian di Tiga Lokasi di Jateng Dibongkar

Selain itu, Diego Simeone juga menyoroti laga Atletico Madrid vs Liverpool. Dia menilai, pertandingan tersebut adalah laga yang sulit.

Simeone menilai Liverpool memiliki permainan bagus dan sering mencetak banyak gol.

Atletico sempat dikejutkan dengan dua gol Liverpool di babak pertama. Simeone mengaku jalannya awal laga tidak sesuai dengan skema yang ia harapkan.

"Sebuah pertandingan sulit melawan musuh yang mempunyai permainan luar biasa dan kerap memenangi laga dengan banyak gol. Kami tidak memulai pertandingan seperti apa yang kami inginkan tapi setelah gol kedua kami mulai bermain sesuai dengan yang apa kami harapkan," kata Simeone.

Baca Juga: Bicara Soal Soneta, Rhoma Irama Bocorkan Surat Wasiat

Atletico sempat menyamakan kedudukan dengan skor 2-2 lewat aksi brilian Antoine Griezmann.

Namun, pada laga ini juga Griezmann harus diusir keluar lapangan gara-gara tendangan kungfunya yang mengenai wajah Roberto Firmino.

Bermain dengan sepuluh pemain membuat Atletico kehilangan kekuatan penuh. Akhirnya kubu Atletico Madrid harus menyerah dengan skor 2-3 usai Mohammed Salah mencetak gol ke gawang Jan Oblak lewat titik putih di menit ke-78.

Kemenangan yang diraih Liverpool semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Grup B Liga Champions dengan 9 poin.

Sementara, kekalahan ini membuat Atletico tetap bertengger di peringkat dua dengan koleksi 4 poin.***

Halaman:
1
2
3

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X