Pedemo Giring Anggota Dewan Ke Kantor Pos

Biro Kedu
- Kamis, 8 Oktober 2020 | 20:46 WIB
SM/Adib Annas Maulana - BERJALAN : Pimpinan DPRD Wonosobo dijaga aparat kepolisian berjalan menuju Kantor POS Wonosobo, Kamis (8/10)
SM/Adib Annas Maulana - BERJALAN : Pimpinan DPRD Wonosobo dijaga aparat kepolisian berjalan menuju Kantor POS Wonosobo, Kamis (8/10)

WONOSOBO, Suaramerdeka.com – Demonstrasi oleh Aliansi Wonosobo Melawan (AWM) kembali terjadi di depan Kantor DPRD Wonosobo, Kamis (8/10). Demo ini merupakan aksi ke dua setelah hari sebelumnya tuntutan terkait pernyataan sikap DPRD Wonosobo untuk menolak Omnibus Law Cipta Kerja tidak dipenuhi oleh anggota Dewan. Di tengah guyuran hujan, anggota DPRD Wonosobo digiring massa aksi menuju Kantor POS Wonosobo untuk mendatangani tuntutan yang kemudian dikirimkan ke DPR pusat.

Demo sempat memanas setelah anggota dewan tak kunjung temui demonstran sejak pukul 12.00 WIB. Setelah menunggu sekitar dua jam, PLT Ketua DPRD Wonosobo Sumardiyo bersama Wakil Ketua DPRD Wonosobo Agus Riyadi temui demonstran dan memenuhi tuntutan untuk dikirimkan melalui Kantor POS setempat.
Terdapat delapan tuntutan yang kemudian ditandatangani DPRD Wonosobo. Delapan tuntutan itu diantaranya adalah menolak pengesahan Undang-undang Cipta Kerja, tegakkan Undang-undang Pokok Agraria, Sahkan RUU PKS, memberhentikan PHK dimasa pandemi, dan memberhentikkan kriminalisasi Aktivis.

Selain itu, massa Aksi yang sebagian besar merupakan Mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an menuntut kedaulatan Petani, berhentikan impor hasil pertanian dan siap mengawal massa aksi sampai tuntutan tersebut terpenuhi.

Agus Riyadi mengatakan, prinsipnya sebagai wakil rakyat menerima dan mendukung demonstrasi sebagai bentuk aspirasi masyarakat. Untuk itu, apa yang menjadi tuntutan aksi akan difasilitasi oleh DPRD untuk disampaikan ke pusat.

“Terkait Undang-undang kewenangnya di pusat. Kita tidak bisa memutuskan apapun disini. Kita hanya bisa mengusulkan kesana. Kita apresiasi aksi ini sebagai bentuk demokrasi,” ujarnyaa saat ditemui di Kantor DPRD setempat.

Lebih lanjut, Agus menyatakan menerima aspirasi dan siap membantu memperjuangkan suara demonstran ke pusat. “Kita dukung aksi mereka, menerima aspirasi mereka, dan siap memperjuangkan suara mereka. Tapi secara lembaga kita tidak bisa menyatakan mendukung atau menolak Omnibus Law. Karena banyak fraksi di dalamnya saya tidak bisa mengatakan itu,” tandasnya.

Editor: Biro Kedu

Terkini

PS USM Diambang Juara Liga 1 Askot

Minggu, 28 November 2021 | 22:38 WIB

Hadapi Persika, PSISa Berharap Lapangan Tak Becek

Rabu, 24 November 2021 | 17:59 WIB

Menang 1-0, Persija Putus Rekor Tak Terkalahkan Persib

Minggu, 21 November 2021 | 07:42 WIB
X